LETROZOL

Indikasi: 

Pengobatan kanker payudara lanjut pada wanita postmenopause dan pada wanita dengan status postmenopause yang diinduksi secara alami atau buatan yang telah diterapi dengan antiestrogen. Terapi pre-operasi pada wanita postmenopause yang mengidap kanker payudara positif reseptor hormon terlokalisasi, untuk memudahkan bedah breast-conserving pada wanita yang tidak dipertimbangkan sebagai kandidat untuk bedah ini.

Peringatan: 

Kerusakan ginjal parah.

Kontraindikasi: 

Kerusakan hati berat; tidak diindikasikan untuk wanita postmenopause; kehamilan dan menyusui.

Efek Samping: 

Hot flushes, mual, muntah, lelah, pusing, sakit kepala, dispepsia, konstipasi, diare, anoreksia, peningkatan nafsu makan, alopesia, peningkatan keringat, kemerahan, udem perifer, nyeri muskuloskeletal; hipertensi (jarang), palpitasi, takikardia, dispnea, mengantuk, insomnia, depresi, gelisah, gangguan ingatan, disestesia, gangguan rasa, pruritus, kulit kering, urtikaria, tromboplebitis, nyeri abdominal, frekuensi kencing, infeksi saluran kencing, pendarahan vagina, vaginal discharge, nyeri payudara, pireksia, kekeringan mukosa, stomatitis, katarak, iritasi mata, pandangan kabur, nyeri tumor, leukopenia, hiperkolesterolemia, udem umum; embolisme pulmonary jarang, trombosis arterial, infarksi serebrovaskular.

Dosis: 

2,5 mg sekali sehari (selama 3 tahun setelah tamoksifen); hentikan penggunaan jika terjadi. perkembangan tumor.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id