LAMOTRIGIN

Indikasi: 

monoterapi dan terapi tambahan untuk epilepsi parsial dan epilepsi umum, tonikklonik.

Peringatan: 

pemantauan ketat (faal hati, ginjal dan pembekuan darah); dan pertimbangkan untuk menghentikan obat bila terjadi ruam, demam, gejala-gejala seperti influensa, mengantuk, atau memburuknya pengendalian kejang, terutama pada bulan pertama pengobatan; kombinasi dengan obat antiepilepsi lain mungkin terkait dengan perburukan penyakit secara progresif dengan status epileptikus, disfungsi multi organ, disseminated intravascular coagulation dan kematian; hindari pemutusan obat mendadak (bertahap dalam 2 minggu atau lebih); gangguan ginjal; hamil dan menyusui.

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (lamotrigin)

Kontraindikasi: 

gangguan hati

Efek Samping: 

ruam, demam, malaise, gejala mirip influenza, mengantuk, jarang: disfungsi hati, limfadenopati, leukopenia, dan trombositopenia, dilaporkan dalam hubungan dengan ruam; angioedema, sindrom Stevens Johnson, nekrolisis epidermal toksik, dan foto sensitivitas. Diplopia, pandangan kabur, pusing, mengantuk, insomnia, nyeri kepala, ataksia, kelelahan, gangguan saluran cerna, iritabilitas, agresi, tremor, agitasi, bingung.

Dosis: 

Monoterapi: dosis awal 25 mg/hari selama 14 hari, kemudian 50 mg/hari untuk 14 hari berikutnya: dosis pemeliharaan lazim sebagai monoterapi, 100-200 mg/hari dalam 1-2 dosis terbagi; LANSIA tidak dianjurkan. Terapi tambahan dengan valproat: dosis awal 25 mg, selang sehari selama 14 hari, kemudian 25 mg/hari untuk 14 hari berikutnya. Dosis pemeliharaan lazim 100-200 mg/hari dalam 1-2 dosis terbagi. LANSIA tidak dianjurkan. Terapi tambahan tanpa valproat: dosis awal 50 mg/hari, untuk 14 hari, kemudian 50 mg 2 kali sehari untuk 14 hari berikutnya. Dosis pemeliharaan tanpa valproat: 200-400 mg/hari, dalam dosis terbagi dua. LANSIA tidak dianjurkan.ANAK kurang dari 12 tahun, monoterapi tidak dianjurkan. ANAK: 2-12 tahun, terapi tambahan dengan valproat: dosis awal 200 mcg/kg bb/hari untuk 14 hari, kemudian 500 mcg/kg bb/hari untuk 14 hari berikutnya. ANAK yang beratnya kurang dari 25 kg dapat menerima 5 mg, selang sehari, untuk 14 hari pertama. Dosis pemeliharaan lazim dengan valproat: 1-5 mg/kg bb/hari, dalam dosis terbagi 1-2 kali.ANAK umur 2-12 tahun, terapi tambahan tanpa valproat: dosis awal 2 mg/kg bb/hari, dalam dosis terbagi 2 untuk 14 hari, kemudian 5 mg/kg bb/hari dalam dosis terbagi 2 untuk 14 hari berikutnya. Dosis pemeliharaan lazim tanpa valproat: 5-15 mg/kg bb/hari, dalam 2 dosis terbagi.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id