BIMATOPROST

Indikasi: 

peningkatan tekanan intraokular pada glaukoma sudut terbuka dan hipertensi okular, yang tidak diatasi atau tidak respon secara baik terhadap obat penurun tekanan intraokular lainnya.

Peringatan: 

peningkatan pigmentasi dan pertumbuhan bulu mata; peningkatan pigmentasi iris dan kelopak mata. Perubahan ini dapat berlangsung secara permanen.

Kontraindikasi: 

hipersensitif.

Efek Samping: 

kejadian antara 15-45% (dengan urutan kejadian menurun sesuai urutan berikut): konjungtiva hiperemia, pertumbuhan bulu mata dan pruritus okular; kejadian 3-10% (dengan urutan kejadian yang menurun): okular kering, gangguan penglihatan, okular terbakar, sensasi benda asing, nyeri mata, pigmentasi kulit periokular, blefaritis, katarak, keratitis punctate superfisial, eritema kelopak mata, iritasi okular, bulu mata yang menghitam; kejadian 1-3% (dengan urutan kejadian yang menurun): kotoran mata, mata berair, fotofobia, konjungtivitis alergi, astenopia, peningkatan pigmentasi iris, edema konjungtival; < 1%: inflamasi intraokular (iritis).

Dosis: 

1 tetes pada mata yang sakit, sekali sehari pada malam hari. Tidak boleh lebih dari sekali. Apabila digunakan bersamaan dengan obat optalmik topikal lainnya, berikan jeda waktu pemberian selama 5 menit.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id