ABIRATERON ASETAT

Indikasi: 

Kanker prostat metastasis stadium lanjut yang sudah menyebar ke bagian tubuh lain pada pasien yang telah menerima kemoterapi golongan takson, pengobatan dalam kombinasi dengan prednison atau prednisolon.

Peringatan: 

Hipertensi, hipokalemia, retensi cairan karena kelebihan mineralokortikoid, riwayat penyakit kardiovaskuler, hepatotoksisitas.

Pengobatan dihentikan jika terjadi perkembangan hepatotoksisitas (ALT meningkat 5 kali dari normal, bilirubin meningkat 3 kali dari normal) sampai normal kembali. Pemberian kembali dilakukan dengan dosis 500 mg sekali sehari dan dihentikan jika terjadi hepatotoksisitas. Untuk pasien yang melanjutkan pengobatan, serum transaminase dan bilirubin harus dipantau minimal 2 minggu selama 3 bulan pertama dan selanjutnya setiap bulan. Jika terjadi hepatotoksisitas berat (ALT 20 kali dari normal) hentikan penggunaan secara permanen.

Interaksi: 

Makanan: meningkatkan absorpsi abirateron asetat. Induktor kuat CYP3A4 (rifampisin, fenitoin, karbamazepin, rifabutin, rifapentin, dan fenobarbital): menurunkan kadar obat dalam plasma. Dekstrometorfan dan pioglitazon: meningkatkan kadar dekstrometorfan dan pioglitazon dalam darah. Glukokortikoid: menurunkan kepadatan tulang dan meningkatkan hiperglikemia. Ketokonazol: respons rendah dari pasien kanker prostat. 

Kontraindikasi: 

Kehamilan atau merencanakan kehamilan, gangguan fungsi hati berat, hipersensitivitas. 

Efek Samping: 

Sangat umum: pembengkakan/rasa tidak nyaman pada sendi, rasa tidak nyaman pada otot, udem, hot flushes, diare, Infeksi Saluran Kemih (ISK), batuk. Umum: hipertensi, dispepsia, infeksi saluran pernapasan bagian atas, rasa ingin berkemih yang berlebih, nokturia, fraktur, aritmia, nyeri atau ketidaknyamanan pada dada, gagal jantung. 

Dosis: 

1000 mg sekali sehari diberikan tidak bersama makanan (lebih dari 2 jam setelah makan dan tidak boleh makan 1 jam setelahnya). Tablet harus ditelan utuh dengan air. Kombinasi dengan prednison atau prednisolon dosis rendah, disarankan 10 mg sehari.