VAKSIN HEPATITIS B (Komponen Tunggal)

Indikasi: 

imunisasi terhadap infeksi yang disebabkan semua subtipe virus Hepatitis B.

Peringatan: 

pemberian vaksin harus ditunda pada pasien demam; manfaat vaksin ini harus dipertimbangkan dibandingkan risikonya pada pasien penderita multiple sclerosis karena dapat memperburuk gejala; vaksin tidak dapat memberikan proteksi pada pasien hepatitis B yang laten atau progresif; tidak dapat diberikan di daerah bokong dan secara intravena; dapat diberikan pada wanita hamil jika benar-benar dibutuhkan karena efeknya pada perkembangan janin belum pernah diuji; efek pada bayi yang menyusui belum pernah diuji pada uji klinik.

Kontraindikasi: 

hipersensitivitas terhadap komponen vaksin.

Efek Samping: 

reaksi lokal: eritema, sakit, bengkak yang hilang dalam 2 hari.

Dosis: 

diberikan 3 dosis (dewasa 1 mL, anak 0.5 mL) pada bulan ke 0, 1 dan 6. Booster dapat diberikan setiap 5 tahun. Dapat juga digunakan alternatif jadwal untuk wisatawan, bayi yang terinfeksi dari ibunya, dan mereka yang terpapar virus, yaitu bulan ke 0,1,2 dan booster pada bulan ke 12. Dosis tambahan mungkin dibutuhkan oleh pasien hemodialisis dan imunodefisiensi karena titer proteksi mungkin tidak tercapai dengan pemberian dosis primer.