TRIPROLIDIN HCl + PSEUDOEFEDRIN HCl

Indikasi: 

Meringankan pilek dan alergi pernapasan hidung.

Peringatan: 

Hipertensi atau potensi tekanan darah tinggi atau stroke, gangguan fungsi hati dan ginjal, glaukoma, hipertrofi prostat, hipertiroid, epilepsi, gangguan jantung, dibetes melitus, aritmia, asma, bronkitis, feokromositoma, tidak dianjurkan pada anak di bawah usia 6 tahun, kehamilan, menyusui, hindari mengemudi dan menjalankan mesin, hentikan penggunaan obat dan konsultasikan kepada dokter jika mengalami sakit kepala yang hebat secara tiba-tiba, nyeri abdominal atau adanya darah pada feses, jantung berdebar, dan susah tidur.

Interaksi: 

Obat-obat simpatomimetik (dekongestan, antidepresan trisiklik, penekan nafsu makan, dan psikostimulan sejenis amfetamin) atau penghambat monoamin oksidase: meningkatkan tekanan darah. Bretilium, betanidin, guanetidin, debrisokuin, metildopa, dan obat-obat penghambat adrenergik beta dan alfa: menurunkan efek kerja obat-obat tersebut. Antibakteri furazolidon: menyebabkan penghambatan monoamin oksidase yang tergantung dari dosisnya, meningkatkan risiko terjadi krisis hipertensi. Penggunaan bersamaan dengan alkohol atau obat sedatif lainnya yang bekerja pada susunan saraf pusat: harus dihindari.

Kontraindikasi: 

Hipersensitivitas terhadap triprolidin HCl, pseudoefedrin HCl, akrivastin, serta obat simpatomimetik lain.

Efek Samping: 

Mengantuk, sedasi, gugup, pusing, mulut, hidung, atau tenggorokan kering, gangguan pencernaan (mual, muntah), gangguan perhatian dan koordinasi, halusinasi (terutama pada anak-anak), sakit kepala, insomnia, eksitasi, tremor, takikardi, aritmia, palpitasi, sulit berkemih, dan alergi (kemerahan pada kulit, kadang-kadang disertai dengan kesulitan bernapas, pembengkakan wajah atau tenggorokan).

Dosis: 

Dewasa dan anak di atas 12 tahun: 5 mL (1,25 mg + 30 mg) 3 kali sehari. Anak usia 6-12 tahun: 2,5 mL (0,625 mg + 15 mg) 3 kali sehari.