TIGESIKLIN

Indikasi: 

komplikasi infeksi pada kulit yang disebabkan Escherichia coli, Enterococcus faecalis (hanya isolat rentan – vankomisin), Staphylococcus aureus (isolat rentan – metisilin dan resisten –), termasuk kasus bakteremia konkuren, Streptococcus agalactiae, Streptococcus anginosus grp. (termasuk S. anginosus, S. intermedius, dan S. constellatus), Streptococcus pyogenes, Enterobacter cloacae, Klebsiella pneumonia, dan Bacteroides fragilis.

Komplikasi infeksi intra-abdominal yang disebabkan Citrobacter freundii, Enterobacter cloacae, Escherichia coli (termasuk isolat yang memproduksi ESBL), Klebsiella oxytoca, Klebsiella pneumoniae (termasuk isolat yang memproduksi ESBL), Enterococcus faecalis (hanya isolat rentan – vankomisin), Staphylococcus aureus (isolat rentan – metisilin dan resisten –), termasuk kasus bakteremia konkuren, Streptococcus anginosus grp. (termasuk S. anginosus, S. intermedius, dan S. constellatus), Bacteroides fragilis, Bacteroides thetaiotamicron, Bacteroides uniformis, Bacteroides vulgatus, Clostridium perfringens, dan Peptostreptococcus micros.

Peringatan: 

dapat menyebabkan pertumbuhan berlebihan organisme lain, seperti jamur; kehamilan dan menyusui.

Interaksi: 

Penggunaan bersamaan dengan warfarin, monitor waktu protrombin atau pemeriksaan antikoagulan lain; penggunaan bersamaan dengan kontrasepsi oral dapat menurunkan kemanfaatan obat kontrasepsi oral.

Kontraindikasi: 

riwayat hipersensitif.

Efek Samping: 

mual, muntah,diare, nyeri perut, sakit kepala, hipoproteinemia, peningkatan SGPT dan SGOT, ruam, peningkatan amilase, peningkatan BUN, phlebitis, dispepsia.

Dosis: 

Dosis awal 100 mg, dilanjutkan dengan dosis 50 mg setiap 12 jam. Infus intravena tigesiklin sebaiknya diberikan selama kira-kira 30 hingga 60 menit setiap 12 jam. Lama pengobatan untuk komplikasi kulit atau komplikasi intra abdominal adalah 5 sampai 14 hari. Durasi pengobatan sebaiknya disesuaikan dengan tingkat keparahan, tempat infeksi, kondisi klinis pasien dan hasil pemeriksaan bakteri.

Pasien dengan gangguan fungsi hati berat: dosis awal 100 mg dilanjutkan dengan penyesuaian dosis menjadi 25 mg setiap 12 jam.

Tidak direkomendasikan untuk pasien di bawah 18 tahun.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id