SULFASALAZIN

Indikasi: 

untuk pengobatan kolitis ulseratif yang ringan sampai sedang dan sebagai terapi penunjang pada kolitis ulseratif berat.

Peringatan: 

kehamilan; penderita gangguan faal dan ginjal, dikrasia darah; asma bronkial atau alergi, minum lebih banyak air untuk mencegah terjadinya kristaluria dan pembentukan batu; pada penderita defisiensi glukosa 6 fosfat dehidrogenase harus diperhatikan tanda-tanda anemia hemolitik, reaksi ini sering berhubungan dengan dosis yang diberikan, jika terjadi toksik atau hipersensitifitas pemberian obat ini harus segera dihentikan.

Interaksi: 

fenobarbital menaikkan ekskresi empedu sulfasalazin sehingga menurunkan ekskresi urin dari obat; sulfasalazin mengurangi bioavailabilitas digoksin.

Kontraindikasi: 

hipersensitif terhadap sulfonamid dan salisilat; anak usia di bawah 2 tahun; obstruksi saluran kemih dan saluran cerna; penderita porfiria (dapat menyebabkan pengendapan dari golongan sulfonamid); menyusui.

Efek Samping: 

pusing, mual, muntah, demam, timbul hipersensitif, agranulositosis, diskrasia darah.

Dosis: 

Dewasa, oral, 1-2 gram 4 kali sehari; Anak, oral, dosis awal: 40-60 mg /kg bb per hari dalam dosis terbagi.