SEVOFLURAN

Indikasi: 

digunakan untuk induksi dan pemeliharaan anestesi umum pada pasien dewasa dan anak-anak, untuk operasi pasien rawat inap dan pasien rawat jalan.

Peringatan: 

sevofluran hanya dapat diberikan oleh orang yang telah mendapatkan pelatihan cara pemberian anestesi umum; hindari pemakaian anestesi ini pada pasien iskemia miokard dengan penyakit arteri koroner; pemakaian pada wanita hamil hanya jika betul-betul dibutuhkan; hindari pemakaian obat ini pada wanita menyusui; pemakaian obat ini dapat menimbulkan malignant hyperthermia, dengan gejala klinis: hiperkapnia, termasuk kekakuan otot, takikardia, takipnea, sianosis, aritmia, dan atau tekanan darah tidak stabil. Dapat pula terjadi hipoksia akut, pipovolemia; gangguan fungsi ginjal (lihat Lampiran 3).

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (anestetik umum).

Kontraindikasi: 

lihat keterangan di atas; hipersensitivitas; kerentanan terhadap hipertermia ganas.

Efek Samping: 

dapat menyebabkan depresi pernapasan yang tergantung dosis. Efek samping yang sering terjadi: mual, muntah, hipotensi, somnolens, dan peningkatan batuk. Pada dewasa: mual, muntah, dan hipotensi. Pada lansia: mual, hipotensi, dan bradikardia. Pada anak-anak: muntah, agitasi, batuk meningkat, dan mual.
Efek samping yang jarang terjadi: demam, chills, hipotermia, sakit kepala, bradikardia, takikardia, hipertensi dan hipotensi, somnolens, agitasi, malas, peningkatan air liur, mual, muntah, peningkatan batuk, kelainan pernapasan, dan laringimus.

Dosis: 

Premedikasi: Premedikasi dapat dilakukan sesuai kebutuhan pasien dan atas saran anestesiologist Anestesi pembedahan: Kadar sevofluran akan keluar dari vaporized ketika anestesi dilakukan. Ini tergantung dari kalibrasi vaporizer secara spesifik untuk sevofluran.
Induksi: Dosis bersifat individual dan efek obat tergantung pada usia dan status klinik pasien. Induksi sevofluran dapat diberikan dengan campuran oksigen-nitro oksida. Pada orang dewasa kadarnya dapat mencapai 5% sevofluran dan biasanya efek anestesi terjadi kurang dari 2 menit. Pada anak-anak kadarnya dapat mencapai 7% sevofluran dan biasanya efek anestesi terjadi kurang dari 2 menit.
Pemeliharaan: Efek anestesi dapat tercapai dengan kadar 0,5-3% sevofluran dengan atau tanpa pemakaian nitrogen oksida. Pada pasien lansia, kadar sevofluran dapat dikurangi.
Emergensi: Waktu emergensi secara umum mendapatkan anestesi sevofluran secara cepat. Maka pasien membutuhkan obat pereda nyeri pasca bedah, lebih awal.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id