SEFTIZOKSIM

Indikasi: 

untuk pengobatan infeksi saluran pernafasan bagian bawah, infeksi saluran kemih, infeksi intraabdominal, infeksi kulit dan jaringan, infeksi tulang dan sendi, septikemia dan meningitis.

Peringatan: 

riwayat penyakit pada saluran cerna; penggunaan jangka panjang (menyebabkan superinfeksi); kehamilan; menyusui; penggunaan pada anak-anak (peningkatan kadar eosinofil), SGOT, SGPT, dan CPK; bayi berusia di bawah 6 bulan; lansia (turunkan dosis); pasien sensitif terhadap penisilin; pantau fungsi ginjal terutama pada pasien yang menerima dosis terapi maksimum dan pemberian bersama antibiotik aminoglikosida; dapat terjadi gejala defisiensi vitamin K; positif palsu pada tes glukosa dalam urin dengan pereaksi benedict dan clinitest serta pada direct coombs test.

Interaksi: 

dapat terjadi nefrotoksisitas apabila sefalosporin diberikan bersama dengan antibiotik aminoglikosida.

Kontraindikasi: 

hipersensitif pada seftizoksim dan sefalosporin lainnya.

Efek Samping: 

ruam kulit, pruritus, selulitis, nyeri abdomen, demam, peningkatan sementara SGOT, SGPT, alkalin fosfatase dan eosinofilia, rasa terbakar pada tempat penyuntikan, plebitis (pada pemberian secara intramuskular), rasa kaku, paraestesia, peningkatan bilirubin, vaginitis, neutropenia, trombositopenia, diare, mual dan muntah.

Dosis: 

Dewasa, secara intra vena atau intra muskular, 0,5-2 gram per hari terbagi dalam 2-4 dosis. Pada infeksi yang berat atau berdasarkan umur dan keadaan dari pasien, dosis dapat ditingkatkan menjadi 4 gram per hari. Anak ≥ 6 bulan, secara intravena atau intramuskular, 40-80 mg/kg bb per hari terbagi dalam 2-4 dosis. Pada infeksi yang berat dosis dapat ditingkatkan menjadi 120 mg/kg bb per hari, dosis total tidak boleh melebihi dosis untuk orang dewasa. Dosis pada orang dewasa dengan gangguan fungsi ginjal: Gangguan fungsi ginjal ringan dengan bersihan kreatinin 79-50 mL/menit, infeksi yang tidak terlalu berat 500 mg 3 kali sehari, infeksi yang mengancam jiwa 0,75-1,5 gram 3 kali sehari; Gangguan fungsi ginjal sedang sampai berat dengan bersihan kreatinin 49-5 mL/menit, infeksi yang tidak terlalu berat 250-500 mg 2 kali sehari, infeksi yang mengancam jiwa 0,5-1 gram 2 kali sehari; Pasien dialisa dengan bersihan kreatinin 4-0 mL/menit, infeksi yang tidak terlalu berat 500 mg tiap 2 hari atau 250 mg 1 kali sehari, infeksi yang mengancam jiwa 0,5-1 gram tiap 2 hari atau 0,5 gram 1 kali hari.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id