SEFEPIM HIDROKLORIDA

Indikasi: 

Untuk mengatasi infeksi saluran napas bawah termasuk pneumonia dan bronkhitis, infeksi saluran kemih dan komplikasinya, termasuk pyelonepritis dan infeksi yang lebih berat, infeksi kulit dan jaringan kulit. infeksi intra abdomen, termasuk infeksi saluran empedu dan peritonitis, infeksi ginekologik, septikemia, pengobatan empiris pada febrile neutropenia.

Peringatan: 

Hati-hati pemakaian pada pasien yang hipersensitif terhadap obat ini, antibiotik penisilin atau beta-laktam lainnya, dan golongan sepalosporin. Jika terjadi alergi, pemakaian obat dihentikan, gangguan fungsi ginjal. Tidak dianjurkan pemakaian pada lansia, wanita hamil dan menyusui. Jangan digunakan untuk anak-anak di bawah 13 tahun.

Kontraindikasi: 

Hipersensitif terhadap antibiotik penisilin, dan beta-laktam lainnya, golongan sepalosporin dan hipersensitif terhadap obat ini.

Efek Samping: 

Hipersensitif: kemerahan, pruritus, demam. Saluran cerna: mual, muntah, diare, konstipasi, nyeri abdomen, dispepsia Kardiovaskular: takikardia, nyeri dada. Pernapasan: batuk, nyeri di tenggorokan, dispnea. SSP: sakit kepala, pusing, insomania, paretesia, ansietas, bingung. Lainnya: astenia, berkeringat, vaginitis, edema perifer, nyeri, nyeri punggung. Kadang terjadi reaksi lokal seperti flebitis dan radang pada tempat injeksi intravena.

Dosis: 

Pemakaian intravena atau intramuskular: 1 g setiap 12 jam. Pengobatan dilakukan selama 7-10 hari tergantung beratnya infeksi. Untuk pasien dengan gangguan fungsi hati tidak diperlukan penyesuaian dosis. Perlu penyesuaian dosis pada kelainan fungsi ginjal: Bersihan kreatinin lebih kecil atau sama dengan 10 mL/menit, 250 mg/hari; Bersihan kreatinin 11-30 mL/menit, 500 mg/hari; Bersihan kreatinin 30-60 mL/menit, 1 g setiap 12 jam.