SAKSAGLIPTIN+METFORMIN

Indikasi: 

sebagai terapi tambahan selain diet dan olahraga untuk mengontrol glikemik pada pasien dewasa dengan diabetes melitus tipe 2 yang tidak bisa dikontrol dengan dosis tunggal maksimal metformin yang dapat ditoleransi atau untuk pasien yang pernah diberikan kombinasi saksagliptin dan metformin dalam sediaan tunggal masing-masing.

Peringatan: 

pankreatitis, fungsi ginjal dimonitor terutama pada lansia karena penurunan fungsi ginjal, penggunaan obat dihentikan 48 jam sebelum dan setelah operasi, gangguan pada kulit, perubahan kondisi klinis pasien diabetes tipe 2 yang sebelumnya terkontrol, lansia, khasiat keamanan pada pasien immunocompromised belum diketahui pasti.

Interaksi: 

penggunaan bersama dengan penghambat CYP3A4/5 (seperti diltiazem, ketokonazol dan lain-lain) dapat meningkatkan efek saksagliptin, penggunaan bersama dengan penginduksi CYP3A4/5 (seperti karbamazepin, deksametason dan lain-lain) dapat menurunkan efek saksagliptin, hindari konsumsi alkohol dan obat mengandung alkohol, obat yang bersifat kationik (misal, simetidin) berinteraksi dengan metformin dan menyebabkan peningkatan bioavailabilitas metformin, pemberian media kontras teriodinasi secara intravaskular pada uji radiologi dapat menimbulkan gagal ginjal dan berakibat akumulasi metformin sehingga meningkatkan risiko asidosis laktat, penggunaan bersama anti hiperglikemik lainnya diperlukan penyesuaian dosis.

Kontraindikasi: 

hipersensitivitas, diabetes tipe 1, ketoasidosis diabetik, pre-koma diabetik, gangguan fungsi ginjal sedang hingga berat (klirens kreatinin <60 ml/min), kondisi akut yang mempengaruhi fungsi ginjal (seperti dehidrasi, infeksi berat, syok), kondisi akut atau kronis yang menyebabkan hipoksia jaringan (seperti gagal jantung, gagal napas, infark miokard, syok), gangguan fungsi hati, intoksikasi alkohol akut, pecandu alkohol, menyusui.

Efek Samping: 

umum: infeksi saluran napas atas, infeksi saluran kemih, gastroenteritis, sinusitis, nasofaringitis, sakit kepala, muntah, mual, ruam, gastritis; tidak umum: pankreatitis, reaksi hipersensitivitas, dermatitis, pruritus, urtikaria, artralgia, mialgia, disfungsi ereksi; jarang: reaksi anafilaksis termasuk syok anafilaktik, angioedema.

Dosis: 

5 mg/500 mg kombinasi saksagliptin dan metformin, satu kali sehari bersama makanan, dengan peningkatan dosis bertahap, tablet ditelan utuh tidak boleh dibelah atau dikunyah.