RIFAMPISIN

Indikasi: 

lihat dosis. untuk pengobatan tuberkulosis yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis dalam kombinasi dengan obat antituberkulosis lain dan dalam kombinasi dengan obat antilepra untuk pengobatan lepra dengan mengubah keadaan infeksi menjadi keadaan noninfeksi.

Peringatan: 

kurangi dosis pada gangguan fungsi hati; lakukan pemeriksaan uji fungsi hati dan hitung sel darah pada pengobatan jangka panjang; gangguan fungsi ginjal (jika dosis lebih dari 600 mg/hari) lihat Lampiran 3; kehamilan dan menyusui lihat Lampiran 4 dan lampiran 5. Penting: pasien yang menggunakan kontrasepsi oral dianjurkan untuk menggunakan metode tambahan; dapat mengubah warna lensa kontak, menyebabkan warna kemerahan pada seluruh sekresi tubuh, penderita diabetes melitus, flu syndrome, sesak napas, syok anafilaksis.

Interaksi: 

lihat lampiran 1 (rifampisin). Interaksi obat: peggunaan dengan antasida, opiat, antikolinergik dan ketokonazol, berinteraksi dengan kontrasepsi hormonal, obat antiretroviral (non-nucleoside reverse transcriptase inhibitors dan protease inhibitors). Interaksi laboratorium: positif palsu dengan metode KIMS (Kinetic Interaction of Microparticles in Solution).

Efek Samping: 

gangguan saluran cerna meliputi mual, muntah, anoreksia, diare; pada terapi intermiten dapat terjadi sindrom influenza, gangguan respirasi (napas pendek), kolaps dan syok, anemia hemolitik, anemia, gagal ginjal akut, purpura trombo-sitopenia; gangguan fungsi hati, ikterus; flushing, urtikaria, ruam; gangguan sistem saraf pusat meliputi sakit kepala, pusing, kebingungan, ataksia, lemah otot, psikosis. Efek samping lain seperti udem, kelemahan otot, miopati, lekopenia, eosinofilia, gangguan menstruasi; warna kemerahan pada urin, saliva dan cairan tubuh lainnya; tromboplebitis pada pemberian per infus jangka panjang.

Dosis: 

Tuberkulosis : DEWASA dalam dosis tunggal, BB <50kg adalah 450 mg, BB >50kg adalah 600mg (pasien dengan gangguan fungsi hati tidak lebih dari 8mg/kgBB). ANAK: 10-20 mg/kgBB sebagai dosis harian (dosis total tidak lebih dari 600 mg).

Lepra multibasiler: Rifampisin 600mg satu kali sebulan+dapson 100mg satu kali sehari+klofazimin(Lamprene) 300mg satu kali sebulan+50mg satu kali sehari dengan durasi pengobatan selama 2 tahun.

Lepra pausibasiller: Rifampisin 600mg satu kali sebulan+dapson 100mg (1-2 mg/kgBB) satu kali sehari dengan durasi pengobatan 6 bulan.

Catatan: 

Oral: Untuk memastikan absorpsi yang optimal, riampisin harus diberikan pada perut kosong (1jam sebelum atau 2 jam setelah makan). Jika diberikan bersamaan dengan makanan meningkatkan toleransi gastrointestinal.