QUETIAPIN

Indikasi: 

skizofrenia; pengobatan episode mania yang disertai gangguan bipolar.

Peringatan: 

lihat keterangan di atas; kehamilan (lihat Lampiran 4), gangguan hati, gangguan ginjal (lihat Lampiran 3), penyakit serebrovaskuler, kardiovaskuler dan yang mengarah pada hipotensi, obat-obatan yang diketahui dapat memperpanjang interval QT, terutama pada lansia.

Interaksi: 

penggunaan quetiapin dengan kombinasi obat yang mempengaruhi sistem saraf pusat dan alkohol harus hati-hati.; farmakokinetik litium tidak berubah apabila digunakan bersama quetiapin; farmakokinetik quetiapin tidak diubah secara signifikan jika diberikan bersama anti depresan impiramin (inhibitor CYP2D6) atau fluoksetin (inhibitor CYP3A4 dan CYP2D6); Penggunaan bersama dengan inhibitor CYP3A4 seperti antijamur azol dan antibiotik golongan makrolid harus hati-hati.

Kontraindikasi: 

menyusui (lihat Lampiran 5).

Efek Samping: 

lihat keterangan di atas; mengantuk, dispepsia, konstipasi, mulut kering, asthenia ringan, rhinitis, takikardi; leukopenia, neutropenia dan kadang-kadang dilaporkan eosinofilia; peningkatan plasma trigliserida; dan kadar kolesterol, penurunan kadar plasma hormon tiroid; kemungkinan perpanjangan interval QT; udem (jarang); priapismus (sangat jarang).

Dosis: 

skizoprenia 25 mg 2 kali sehari pada hari ke-1, 50 mg 2 kali sehari pada hari ke-2, 100 mg 2 kali sehari pada hari ke-3, 150 mg 2 kali sehari pada hari ke-4, kemudian disesuaikan dengan respon, dosis lazim 300-450 mg per hari dalam dosis terbagi 2; maksimal 750 mg sehari; LANSIA: dosis awal 25 mg per hari sebagai dosis tunggal, dinaikkan 25-50 mg per hari dalam dosis terbagi 2; ANAK dan REMAJA : tidak dianjurkanMania, 50 mg 2 kali sehari pada hari ke-1, 100 mg 2 kali sehari pada hari ke-2, 150 mg 2 kali sehari pada hari ke-3, 200 mg 2 kali sehari pada hari ke-4, kemudian disesuaikan dengan respons, secara bertahap hingga 200 mg per hari sampai maksimal 800 mg per hari; dosis lazim 400-800 mg per hari dalam dosis terbagi 2; LANSIA: dosis awal 25 mg per hari sebagai dosis tunggal, dinaikkan bertahap 25-50 mg per hari dalam dosis terbagi 2; ANAK dan REMAJA tidak dianjurkanUntuk pasien yang menderita gangguan hati dan ginjal, dosis awal 25 mg sehari. Dosis dapat ditingkatkan perhari dengan kenaikan 25-50 mg sampai dosis efektif.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id