PRAVASTATIN+ASETOSAL

Indikasi: 

keadaan dimana pravastatin (antikolesterol) dan asetosal (antiplatelet) diperlukan secara bersamaan. Lihat Pravastatin (Bab 2.10.4) dan Asetosal (Bab 2.7)

Peringatan: 

gangguan fungsi hati dan ginjal berat, lakukan uji fungsi hati pada pasien yang mengalami kenaikan kadar transaminase. Tidak digunakan pada anak.

Interaksi: 

pravastatin: imunosupresan, gemfibrozil, asam nikotinat, eritromisin, inhibitor sitokrom P450 3A4, kolestiramin, diltiazem, itrakonazol, antipirin. Asetosal: lihat lampiran 1 Asetosal (IONI 2008).

Kontraindikasi: 

Hipersensitivitas; penyakit hati aktif atau tidak dapat dijelaskan; peningkatan hasil fungsi hati yang menetap; kehamilan atau pada wanita yang berencana untuk hamil; menyusui; alergi terhadap anti inflamasi non steroid (AINS).

Efek Samping: 

Pravastatin: nyeri dada (bukan karena penyakit jantung), influenza, ruam kulit, rasa lelah, pening, gangguan tidur, urinasi yang tidak normal (tidak urinasi, frekuensi urinasi, nokturia), disfungsi seksual, gangguan penglihatan, alopesia. Asetosal: bronkospasme, perdarahan saluran cerna (kadang parah), juga perdarahan lain (misal subkonjungtiva).

Dosis: 

sehari satu kali, pravastatin 20 mg / asetosal 80 mg atau pravastatin 10 mg / asetosal 80 mg. Tablet pravastatin dikonsumsi pada malam hari dan tablet asetosal pada pagi hari. Pravastatin dapat diminum bersama makanan atau tanpa makanan. Asetosal diminum bersama makanan dan dengan segelas air, kecuali jika pasien dibatasi asupan cairannya.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id