PERAK SULFADIAZIN (SILVER SULPHADIAZINE)

Indikasi: 

profilaksis dan pengobatan infeksi pada luka bakar; sebagai pengobatan tambahan jangka pendek infeksi pada leg ulcer dan pressure sores; sebagai pengobatan tambahan pada profilaksis karena infeksi di tempat skin graft donor dan abrasi ekstensif; untuk perawatan konservatif luka ujung jari.

Peringatan: 

kerusakan hati dan ginjal; defisiensi G6PD; kehamilan dan menyusui (hindarkan pada kehamilan lambat dan neonatal- lihat juga Lampiran 4) dapat menginaktivasi enzymatic debriding agents karenanya penggunaan bersamaan mungkin tidak tepat; untuk jumlah besar lihat juga interaksi DAERAH YANG LUAS. Kadar plasma sulfadiazin dapat mendekati level terapeutik dengan efek samping dan interaksi seperti pada sulfonamida (lihat 5.1.8) bila daerah yang akan diobati luas. Berhubung dengan dihubungkannya sulfonamida dengan kelainan darah dan kulit yang hebat pengobatan harus segera dihentikan bila kelainan darah atau gatal-gatal timbul-tetapi leukopenia yang timbul 2-3 hari setelah pengobatan luka bakar dikatakan sebagai self-limiting dan perak sulfadiazin tidak perlu dihentikan bila hitung jenis darah dimonitor secara hati-hati untuk memastikan kembali ke normal dalam beberapa hari. Argyria dapat pula timbul bila daerah kulit yang akan diobati luas (atau bila aplikasi diperpanjang).

Interaksi: 

lihat lampiran 1 (Sulfonamid).

Kontraindikasi: 

kehamilan dan menyusui, sensitivitas terhadap sulfonamida; tidak direkomendasi untuk neonatus.

Efek Samping: 

reaksi alergi termasuk rasa terbakar, gatal dan ruam; argyria dilaporkan menyusul penggunaan yang lama; leukopenia dilaporkan (awasi kadar darah).

Penggunaan: 

Pada luka bakar oleskan tiap hari dengan aplikator steril atau oleskan lebih sering bila luka luas dan ada eksudasi; pada ulkus tungkai tiap hari (atau tiap 48 jam - tidak dianjurkan untuk leg ulcer atau pressure ulcers yang sangat eksudatif); pada luka ujung jari oleskan tiap 2 - 3 hari - untuk penjelasan lihat keterangan pada produk.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id