PENTOKSIFILIN

Indikasi: 

klaudikasi intermiten akibat oklusi arteri perifer kronis.

Peringatan: 

pasien yang alergi terhadap turunan xantin; mungkin mengurangi aras fibrinogen plasma; pada pasien yang juga menerima obat antihipertensi sebaiknya tekanan darahnya dipantau.

Efek Samping: 

lazim terjadi mual dan dispepsia; kurang lazim kembung, anoreksia, muntah; pusing, sakit kepala, muka merah; kadang-kadang insomnia, mengantuk, cemas, bingung; jarang terjadi palpitasi, angina, aritmia, hipotensi, dispnea, edema; juga pernah dilaporkan kolesistitis, hepatitis, pansitopenia, trombositopenia, purpurea, anemia aplastik; kadang-kadang juga terjadi pengelihatan kabur, ruam kulit, urtikaria, mulut kering, sumbatan nasal.

Dosis: 

400 mg 2-3 kali sehari setelah makan; jika dalam 1-2 minggu tidak ada perbaikan sebaiknya dihentikan; jika terjadi efek samping saluran cerna atau SSP berkembang sebaiknya dosis dikurangi menjadi 400 mg 1-2 kali sehari.