PEMETREKSED HEPTAHIDRAT

Indikasi: 

terapi kombinasi dengan sisplatin, unresectable malignant pleural mesothelioma, untuk pasien yang belum pernah menjalani kemoterapi, terapi pilihan untuk kanker paru non small non squamos cell metastatik atau kanker lokal tingkat lanjut, terapi tunggal untuk terapi pemeliharaan kanker paru non-small non squamos cell metastatik atau kanker lokal tingkat lanjut yang sebelumnya gagal diatasi oleh kemoterapi lain mengandung senyawa platinum yang merupakan terapi pilihan pertama

 

Peringatan: 

menekan fungsi sumsum tulang dengan manifestasi neutropenia, trombo-sitopenia, dan anemia atau pensitopenia, reaksi kulit dilaporkan terjadi pada pasien yang tidak diberikan pre-treatment kortikosteroid. Pre-treatment dengan deksametason dapat menurunkan insiden dan keparahan reaksi kulit, gangguan ginjal yang serius termasuk gangguan ginjal akut telah dilaporkan dengan pemetreksed tunggal maupun bersamaan dengan kemoterapi lain, pemetreksed dapat merusak gen, pria disarankan tidak melakukan konsepsi selama pengobatan dan hingga 6 bulan setelahnya. Pria disarankan untuk berkonsultasi tentang penyimpanan sperma sebelum melakukan pengobatan terkait dengan kemungkinan obat ini menyebabkan ketidaksuburan permanen. Wanita yang berpotensi hamil harus menggunakan kontrasepsi yang efektif selama pengobatan, pemetreksed dicurigai dapat menimbulkan cacat janin jika dikonsumsi selama kehamilan, harus dihindari kecuali sangat dibutuhkan dan telah dipertimbangkan terhadap kebutuhan ibu dan risiko terhadap kebutuhan janin, menyusui harus dihentikan selama pengobatan menggunakan pemetreksed

 

Interaksi: 

Penggunaan bersamaan dengan obat nefrotoksik seperti aminoglikosida, diuretik kuat, senyawa platinum, siklosporin, dan obat yang disekresi melalui tubular seperti probenesid, penisilin, dapat menunda klirens pemetreksed sehingga perlu memonitor klirens kreatinin, interaksi dengan AINS: pasien dengan fungsi ginjal normal, ibuprofen dan asetosal dosis tinggi dapat menurunkan eliminasi pemetreksed sehingga kemungkinan munculnya efek samping pemetreksed dapat meningkat. Pasien dengan gangguan fungsi ginjal sedang, penggunaan pemetreksed dengan ibuprofen dan asetosal dosis tinggi harus dihindari dua hari sebelum, pada hari, dan dua hari setelah konsumsi pemetreksed. Untuk AINS dengan waktu paruh lebih panjang, seperti piroksikam penggunaan bersama dengan pemetreksed harus dihindari setidaknya lima hari sebelum, pada hari, dan dua hari setelah konsumsi pemetreksed, tidak dapat digunakan bersamaan dengan vaksin yellow fever

Kontraindikasi: 

hipersensitif terhadap pemetrexed, menyusui, pemberian bersamaan dengan vaksin yellow fever

.

 

Efek Samping: 

sangat umum: penurunan neutrofil/granulosit, penurunan leukosit, penurunan hemoglobin, penurunan platelet, diare, muntah, stomatitis/faringitis, mual, anoreksia, konstipasi, letih, neuropati-sensori, peningkatan atau penurunan kreatinin, ruam, alopesia; umum : konjungtivis, dispepsia, dehidrasi, gangguan pengecapan.

 

Dosis: 

terapi kombinasi dengan sisplatin, 500 mg/m2 luas permukaan tubuh diberikan secara infus intravena selama 10 menit pada hari pertama dari siklus 21 hari, sisplatin dengan dosis 75 mg/m2 luas permukaan tubuh diberikan melalui infus selama 2 jam sekitar 30 menit setelah selesai infus pemetreksed pada hari pertama dari siklus 21 hari, pasien harus diberikan pengobatan antimual yang cukup dan hidrasi yang sesuai sebelum dan/atau setelah menerima sisplatin.

Sebagai terapi tunggal (pada pasien yang yang sebelumnya gagal diatasi oleh kemoterapi lain): 500 mg/m2 luas permukaan tubuh diberikan dengan infus intravena selama 10 menit pada hari pertama dari siklus 21 hari.

Pramedikasi: kortikosteroid yang ekivalen dengan 4 mg deksametason 2 kali sehari per oral diberikan sehari sebelum, pada hari, dan sehari setelah pemberian pemetreksed, untuk mengurangi kejadian dan keparahan reaksi kulit. Untuk mengurangi toksisitas, pasien yang diberikan pemetreksed juga perlu diberikan suplementasi asam folat per oral 350-1000 mikrogram perhari. Setidaknya lima dosis asam folat harus diberikan selama tujuh hari sebelum dosis pertama pemetreksed, dosis harus diteruskan selama terapi dan selama 21 hari setelah dosis terakhir pemetreksed. Pasien juga harus menerima injeksi intramuskular vitamin B12, 1000 mikrogram pada seminggu sebelum dosis pertama pemetreksed dan selanjutnya sekali setiap tiga siklus, diberikan pada hari yang sama dengan pemberian pemetreksed

.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id