PARASETAMOL (ASETAMINOFEN)

Indikasi: 

nyeri ringan sampai sedang, nyeri sesudah operasi cabut gigi, pireksia.

Peringatan: 

gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal (lampiran 3), ketergantungan alkohol.

Interaksi: 

lihat lampiran 1, peningkatan risiko kerusakan fungsi hati pada pengunaan bersama alkohol.

Kontraindikasi: 

gangguan fungsi hati berat, hipersensitivitas.

Efek Samping: 

jarang terjadi efek samping, tetapi dilaporkan terjadi reaksi hipersensitivitas, ruam kulit, kelainan darah (termasuk trombositopenia, leukopenia, neutropenia), hipotensi juga dilaporkan pada infus, PENTING: Penggunaan jangka panjang dan dosis berlebihan atau overdosis dapat menyebabkan kerusakan hati, lihat pengobatan pada keadaan darurat karena keracunan.

Dosis: 

oral 0,5–1 gram setiap 4–6 jam hingga maksimum 4 gram per hari; anak–anak umur 2 bulan 60 mg untuk pasca imunisasi pireksia, sebaliknya di bawah umur 3 bulan (hanya dengan saran dokter) 10 mg/kg bb (5 mg/kg bb jika jaundice), 3 bulan–1 tahun 60 mg–120 mg, 1-5 tahun 120–250 mg, 6–12 tahun 250– 500 mg, dosis ini dapat diulangi setiap 4–6 jam jika diperlukan (maksimum 4 kali dosisdalam 24 jam), infus intravena lebih dari 15 menit, dewasa dan anak–anak dengan berat badan lebih dari 50 kg, 1 gram setiap 4–6 jam, maksimum 4 gram per hari, dewasa dan anak–anak dengan berat badan 10 -50 kg, 15 mg/kg bb setiap 4–6 jam, maksimum 60 mg/kg bb per hari.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id
Iko