OLMESARTAN MEDOKSOMIL+AMLODIPIN BESILAT

Indikasi: 

hipertensi, pengalihan penggunaan kombinasi obat tunggal olmesartan medoksomil dan amlodipin besilat, hipertensi dengan kondisi tekanan darah tidak terkontrol dengan monoterapi olmesartan medoksomil atau amlodipin besilat, tidak boleh digunakan sebagai terapi awal.

Peringatan: 

kekurangan cairan intramuskular, hipertensi renovaskular, kerusakan ginjal dan tranplantasi ginjal, kerusakan hati, penyakit jantung obstruktif berat, aldosteronisme primer (obat tidak berespon menurunkan tekanan darah), angina dan infark miokard, gagal jantung kongestif, ras kulit hitam (efek penurunan tekanan darah dari olmesartan medoksomil lebih rendah dibanding selain ras kulit hitam), tidak boleh digunakan pada kehamilan trimester pertama, jika terjadi kehamilan pada masa penggunaan obat hentikan segera penggunaan obat, menyusui, perlu diwaspadai terjadinya efek samping dari masing-masing obat sebagai potensial risiko walau tidak ditemukan pada penggunaan kombinasi.

Interaksi: 

efek penurunan tekanan darah akan meningkat apabila digunakan bersama antihipertensi lain seperti alfa bloker atau diuretik, penggunaan olmesartan medoksomil bersama suplemen kalium atau diuretik hemat kalium tidak direkomendasikan karena dapat meningkatkan serum kalium, pemberian bersama AINS berisiko menimbulkan gagal ginjal akut dan menurunkan efek antihipertensi, setelah pemberian antasida (aluminium magnesium hidroksida), terjadi sedikit penurunan bioavailabilitas olmesartan, pemberian bersama litium dapat meningkatkan kadar serum litium, pemberian amlodipin grapefruit atau sari grapefruit tidak dianjurkan karena dapat meningkatkan bioavailabilitas amlodipin sehingga efek penurunan tekanan darah menjadi meningkat.

Kontraindikasi: 

hipersensitivitas, pasien berusia dibawah 18 tahun, kehamilan, pasien dengan gagal ginjal berat, pasien dengan kerusakan hati atau obstruksi saluran empedu, syok kardiogenik, infark miokard akut (rentang waktu 4 minggu), angina pektoris tidak stabil.

Efek Samping: 

umum: edema perifer, edema, kelelahan, pusing, sakit kepala;  tidak umum: hipertensi, palpitasi, takikardi, vertigo, mual, muntah, dispepsia, diare, konstipasi, mulut kering, nyeri abdomen atas, astenia, penurunan kalium darah, peningkatan kreatinin darah, peningkatan asam urat darah, peningkatan gamma glutamyl transferase, hiperkalemia, kram otot, nyeri ekstremitas, nyeri punggung, pusing postural, letargi, paraestesia, hipoestesia, penurunan libido, polakiuria, disfungsi ereksi, dispnea, batuk, ruam, hipotensi, hipotensi ortostatik; jarang: edema wajah, hipersensitivitas, pingsan, urtikaria.

Dosis: 

satu kali sehari satu tablet dengan kandungan 20 mg olmesartan medoksomil/5 mg amlodipin besilat sebelum atau sesudah makan, pasien dengan tekanan darah tidak cukup terkontrol dengan kombinasi olmesartan medoksomil/amlodipin besilat 20 mg/5 mg, maka direkomendasikan titrasi menjadi olmesartan medoksomil/amlodipin besilat 40 mg/5 mg. Kemudian, jika tekanan darahnya tidak cukup terkontrol dengan olmesartan medoksomil/amlodipin besilat 40 mg/5 mg, maka direkomendasikan titrasi menjadi olmesartan medoksomil/amlodipin besilat 40 mg/10 mg, pasien yang beralih dari penggunaan kombinasi obat tunggal olmesartan medoksomil dan amlodipin besilat, dosis disesuaikan dengan dosis olmesartan medoksomil dan amlodipin besilat yang telah diminum.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id