NATRIUM DIKLOFENAK

Indikasi: 

rasa sakit pasca bedah; indikasi lain lihat 10.1.1.

Peringatan: 

lihat bagian 10.1.1.

Kontraindikasi: 

lihat bagian 10.1.1.
PADA PENGGUNAAN SECARA INTRAVENA, kontraindikasi tambahan adalah penggunaan bersama AINS lain atau penggunaan antikoagulan (termasuk heparin dosis rendah), anamnesis diatesis haemoragik, anamnesis yang dikonfirmasi atau dicurigai perdarahan serebrovaskular, pembedahan berisiko tinggi perdarahan, anamnesis asma, kerusakan ginjal sedang atau parah, hipovolemia, dehidrasi.

Efek Samping: 

lihat bagian 10.1.1.

Dosis: 

dengan injeksi intramuskuler dalam pada otot gluteal, 75 mg sekali sehari (dua kali sehari pada kasus yang berat) maksimum 2 hari. Dengan infus intravena (untuk rawat inap) 75 mg selama 30-120 menit, diulang bila perlu setelah 4-6 jam untuk maksimum 2 hari.
Pencegahan rasa sakit pasca bedah, dosis awal setelah pembedahan 25-50 mg dalam 15-60 menit kemudian 5 mg/jam untuk maksimum 2 hari. Per rektal, sebagai supositoria, 75-150 mg sehari dalam dosis terbagi.
Dosis total maksimum melalui rute pemberian apapun 150 mg.

Keterangan: 

Sediaan lihat bagian 10.1.1