MONTELUKAS

Indikasi: 

Profilaksis dan pengobatan asma kronis, termasuk pencegahan bronkokonstriksi akibat berolahraga.

Peringatan: 

Gangguan psikiatrik, anak <15 tahun, terapi serangan asma akut, eosinofilia, ruam vaskulitis, gejala paru-paru yang memburuk, komplikasi jantung, neuropati, intoleran galaktosa, kekurangan Lapp lactase atau malabsorpsi glukosa-galaktosa, kehamilan dan menyusui.

Interaksi: 

Fenobarbital, fenitoin, dan rifampisin: kadar montelukas dalam plasma menurun. Gemfibrozil: meningkatkan paparan sistemik montelukas.

Kontraindikasi: 

Hipersensitivitas.

Efek Samping: 

Sangat umum: ISPA. Umum: diare, mual, muntah, peningkatan kadar serum transaminase (ALT, AST), ruam, pireksia. Tidak umum: reaksi hipersensitivitas termasuk anafilaksis, mimpi buruk, insomnia, somnambulism, iritabilitas, ansietas, gelisah, agitasi termasuk tingkah laku yang agresif atau marah, depresi, pusing, mengantuk, paraestesia/hipoestesia, kejang, epistaksis, mulut kering, dispepsia, memar, urtikaria, pruritus, artralgia, mialgia termasuk kram otot, astenia/kelelahan, malaise, udem. Jarang: peningkatan kecenderungan perdarahan, tremor, gangguan konsentrasi, penurunan daya ingat, palpitasi, angiodema. Sangat jarang: trombositopenia, infiltrasi eosinofil ke dalam hati, halusinasi, pikiran dan perilaku ingin bunuh diri, disorientasi, sindroma Churg-Strauss, eosinofilia pulmoner, hepatitis (termasuk kolestasis, hepatoseluler, cedera hati), eritema nodosum, eritema multiforme.

Dosis: 

Asma. 10 mg sekali sehari pada malam hari. Bronkokonstriksi akibat berolahraga. 10 mg diminum 2 jam sebelum berolahraga. Dosis tambahan tidak boleh diminum dalam 24 jam dari dosis sebelumnya. Pasien yang telah menggunakan montelukas sehari-hari untuk indikasi lain (termasuk asma kronis) tidak boleh meminum dosis tambahan untuk mencegah bronkokonstriksi akibat berolahraga.