MOKSIFLOKSASIN

Indikasi: 

eksaserbasi akut bronkitis kronik; pneumonia dari lingkungan (community-acquired pneumonia); sinusitis bakterial akut yang didiagnosis dengan baik, infeksi kulit complicated atau infeksi struktur kulit yang memerlukan terapi inisial parenteral dan dilanjutkan dengan oral.

Peringatan: 

lihat keterangan di atas; aritmia dengan kondisi pre-disposisi aritmia, termasuk iskemia otot jantung; hati-hati pada pengendara kendaraan bermotor, karena dapat menurunkan kewaspadaan.

Interaksi: 

lihat lampiran 1 (kuinolon).

Kontraindikasi: 

lihat keterangan di atas; gangguan fungsi hati berat; memiliki riwayat perpanjangan interval QT, bradikardia, memiliki riwayat aritmia simtomatik, gagal jantung dengan penurunan fraksi ejeksi ventrikular kiri, gangguan elektrolit, pemberian bersama dengan obat yang diketahui dapat memperpanjang interval QT.

Efek Samping: 

lihat keterangan di atas; juga mulut kering, stomatitis, glossitis, flatulens, konstipasi, aritmia, palpitasi, udem perifer, angina, perubahan tekanan darah, dyspnoea, ansietas, dan berkeringat; jarang: hipotensi, hi- perlipidemia, agitasi, mimpi yang tidak normal, inkordinasi, hiperglikemia dan kulit kering.

Dosis: 

400 mg sekali sehari selama 10 hari untuk pneumonia yang didapat dari lingkungan, 5-10 hari untuk eksaserbasi (akut) dari bronkitis kronik, 7 hari untuk sinusitis. Tidak diperlukan penyesuaian dosis pada manula, pasien dengan berat badan rendah atau pasien rawat jalan dengan gangguan fungsi ginjal ringan sampai sedang (bersihan kreatinin di atas 30 mL/menit/1,73 m2).

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id