LITIUM KARBONAT

Indikasi: 

terapi dan profilaksis kasus mania, depresimania dan depresi kambuhan (lhat keterangan di atas); agresif atau sifat yang merugikan/merusak diri sendiri.

Peringatan: 

ukur kadar plasma secara teratur (setiap 3 bulan pada regimen yang distabilkan), monitor fungsi tiroid; pertahankan asupan cairan dan natrium yang memadai; hindari gangguan pada ginjal, penyakit jantung, dan gangguan lain karena ketidak seimbangan natrium seperti penyakit Addison; lakukan pengurangan dosis atau hentikan bila perlu jika terjadi diare, muntah dan infeksi antara (khususnya pada keadaan keringat yang berlebihan). Hati-hati penggunaan pada kehamilan (lihat Lampiran 4), menyusui, LANSIA (dosis dikurangi), terapi diuretik, miastenia gravis; operasi; jika mungkin hindari penghentian obat secara mendadak.

Interaksi: 

lihat lampiran 1 (litium).

Efek Samping: 

gangguan saluran cerna, tremor halus, poliuria dan polidipsia; bobot badan meningkat dan edema (dapat memberikan respons pada pengurangan dosis). Tanda-tanda terjadinya keracunan litium adalah penglihatan kabur, meningkatnya gangguan cerna (anoreksia, muntah, diare), lemah otot, meningkatnya ganguan pada SSP (rasa kantuk dan ?luggishness?ringan yang kemudian meningkat menjadi pusing/gamang dengan disertai ataksia, tremor kasar, tidak ada koordinasi, disartria). Pada keadaan tersebut pengobatan harus dihentikan. Bila terjadi overdosis berat (kadar plasmalitium di atas 2 mmol/liter), hiperrefleksia dan hiperekstensi dari lengan dan paha, konvulsi, psikosis toksik, sinkop, oliguria, kegagalan sirkulasi, koma dan kadangkadang kematian. Goitre, peningkatan kadar hormon antidiuretik, hipotiroid, hipokalemia, perubahan EKG, psoriasis semakin buruk, dan mungkin terjadi perubahan pada ginjal. Lihat Penanganan Darurat Pada Keracunan. Dosis: pantau kadar plasma lihat keterangan di atas. Dosis disesuaikan untuk mencapai kadar plasma litium 0,4-1,0 mmol/liter 12 jam setelah penggunan satu dosis pada hari keempat dan ketujuh, kemudian setiap minggu pada dosis konstan selama 4 minggu, selanjutnya setiap 3 bulan; pada awalnya dosis terbagi sepanjang hari, tetapi penggunaan perhari lebih disukai yaitu saat kadar plasmalitium distabilkanTerapi dan propilaktik dosis awal 0,4-1,2 gr hari dalam dosis tunggal atau dalam dua dosis bagi (LANSIA dan pasien dengan berat badan kurang dari 50 kg, 400 mg/hari). ANAK: tidak dianjurkan.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id