IRBESARTAN

Indikasi: 

Hipertensi, untuk menurunkan albuminurea mikro dan makro pada pasien hipertensi dengan diabetes mellitus tipe II yang mengalami netropati. Kombinasi dengan HCT: untuk pasien hipertensi dimana tekanan darahnya tidak dapat terkontrol dengan irbesartan atau HCT tunggal.

Peringatan: 

lihat keterangan di atas; deplesi volume intravaskular, hipertensi renovaskular, gangguan fungsi ginjal dan transplantasi ginjal, hipertensi pada pasien diabetes mellitus tipe II dengan gangguan ginjal, hiperkalemia. Kombinasi dengan HCT (keterangan lihat HCT).

Interaksi: 

obat diuretika dan antihipertensi lain, suplemen kalium dan diuretika hemat kalium, AINS.

Pemberian bersamaan litium dengan angiotensin converting enzyme inhibitor dapat meningkatkan serum litium yang reversible dan toksisitasnya.

Obat-obatan yang dapat mempengaruhi kalium: kaliuretik diuretika lain, laksatif, amfotericin, karbenoksolon, penisilin G natrium, derivat asam salisilat.

Obat-obatan yang dipengaruhi oleh gangguan serum kalium: glikosida digitalis dan antiaritmia. Kombinasi dengan HCT (keterangan lihat HCT).

Kontraindikasi: 

lihat keterangan di atas; hamil (lihat lampiran 2) dan menyusui (lihat lampiran 4). Kombinasi dengan HCT (lihat keterangan HCT).

Efek Samping: 

lihat keterangan di atas; mual, muntah, lelah, nyeri pada otot; tidak terlalu sering: diare, dispepsia, kemerahan, takikardia, batuk, disfungsi seksual; jarang: ruam, urtikaria; sangat jarang: sakit kepala, mialgia, arthalgia, telinga berdenging, gangguan pencecap, hepatitis, disfungsi ginjal.

Kombinasi dengan HCT (keterangan lihat HCT).

Dosis: 

Hipertensi, dosis awal 150 mg sehari sekali, jika perlu dapat ditingkatkan hingga 300 mg sehari sekali. Pada pasien hemodialisis atau usia lanjut lebih dari 75 tahun, dosis awal 75 mg/hari dapat digunakan. Hipertensi pada pasien diabetes mellitus tipe II, dosis awal 150 mg sehari sekali dan dapat ditingkatkan hingga 300 mg sehari sekali sebagai dosis penunjang untuk pengobatan penyakit ginjal, pada pasien hemodialisis atau lansia di atas 75 tahun, dosis awal 75 mg sehari sekali.

  • Kombinasi Irbesartan/HCT 150mg/12.5 mg digunakan pada pasien hipertensi dimana tekanan darahnya tidak dapat terkontrol dengan Irbesartan 150 mg atau hidroklorotiazid tunggal.
  • Kombinasi Irbesartan/HCT 300mg/12.5 mg digunakan pada pasien hipertensi dimana tekanan darahnya tidak dapat terkontrol dengan Irbesartan 300 mg atau Irbesartan/HCT 150mg/12.5 mg.
  • Dosis yang lebih tinggi dari Irbesartan 300m /25 mg HCT sehari sekali tidak dianjurkan.