INDAKATEROL+GLIKOPIRONIUM

Indikasi: 

obstruksi paru kronik sedang dan berat yang tidak bisa diatasi dengan indakaterol tunggal atau glikopironium tunggal

Peringatan: 

asma, pengunaan akut, bronkospasma paradoksikal, glaukoma sudut sempit, retensi urin, kerusakan ginjal berat, gangguan kardiovaskular

Interaksi: 

interaksi obat kombinasi ini mengacu pada masing-masing komponen (Lampiran 1). 

Kontraindikasi: 

hipersensitivitas terhadap indakaterol atau glikopironium

Efek Samping: 

Sangat umum, ISPA. Umum, nasofaringitis, infeksi saluran kemih, sinusitis, rinitis, pusing, sakit kepala, batuk, nyeri orofaringeal termasuk iritasi tenggorok, dispepsia, karies pada gigi, nyeri otot skelet, pireksia, nyeri dada. Tidak umum, hipersensitivitas, diabetes melitus dan hiperglisemia, insomnia, paraestesia, glaukoma, penyakit jantung iskemi, fibrilasi atria, takikardia, palpitasi, epistaksis, mulut kering, pruritus/kemerahan, spasme otot, mialgia, obstruksi kandung kemih dan retensi urin, udem perifer, kelelahan.

Dosis: 

110 mcg indakaterol dan 50 mcg glikopironium satu kali sehari dengan menggunakan inhaler.