GENTAMISIN

Indikasi: 

sebagai terapi tambahan pada peningkatan tekanan intra okular pada pasien dengan hipertensi okular atau glaukoma sudut lebar.

Peringatan: 

gentamisin dan metabolitnya dieksresikan melalui terutama ginjal, maka tidak direkomendasikan untuk digunakan pada pasien dengan gangguan ginjal berat (CrCl < 30ml/menit); gangguan hati.

Interaksi: 

tidak direkomendasikan digunakan bersamaan dengan obat golongan penghambat karbonik anhidrase oral.

Kontraindikasi: 

hipersensitif terhadap komponen obat.

Efek Samping: 

pandangan kabur, rasa yang tidak biasa seperti pahit, kecut; lebih jarang terjadi: blefaritis, dermatitis, mata kering, sensasi tubuh yasing, sakit kepala, hiperemia, okular discharge, ketidaknyamanan okular, keratitis okular, nyeri okular, pruritus akular, dan rinitis; pada kasus yang lebih jarang terjadi: reaksi alergi, alopesia, nyeri dada, konjungtivis, diare, diplopia, mengantuk, mulut kering, dispnea, dispepsia, kelelahan mata, keratokonjungtivis, keratopati, nyeri ginjal, mual, faringitis, mata berair, dan gatal-gatal.

Penggunaan: 

satu tetes pada mata yang sakit, tiga kali sehari. Gunakan berselang minimal 10 menit dari penggunaan obat penurun tekanan okular yang lain.