GENTAMISIN

Indikasi: 

septikemia dan sepsis pada neonatus, meningitis dan infeksi SSP lainnya, infeksi bilier, pielonefritis dan prostatitis akut, endokarditis karena Streptococcus viridans atau Streptococcus faecalis (bersama penisilin), pneumonia nosokomial, terapi tambahan pada meningitis karena listeria.

Peringatan: 

gangguan fungsi ginjal, bayi dan lansia (sesuaikan dosis, awasi fungsi ginjal, pendengaran dan vestibuler dan periksa kadar plasma); hindari penggunaan jangka panjang. Lihat juga keterangan di atas.

Interaksi: 

lampiran 1 (aminoglikosida).

Kontraindikasi: 

kehamilan, miastenia gravis.

Efek Samping: 

gangguan vestibuler dan pendengaran, nefrotoksisitas, hipomagnesemia pada pemberian jangka panjang, kolitis karena antibiotik.

Dosis: 

injeksi intramuskuler, intravena lambat atau infus, 2-5 mg/kg bb/hari (dalam dosis terbagi tiap 8 jam). Lihat juga keterangan di atas. Sesuaikan dosis pada gangguan fungsi ginjal dan ukur kadar dalam plasma. ANAK di bawah 2 minggu, 3 mg/kg bb tiap 12 jam; 2 minggu sampai 2 tahun, 2 mg/kg bb tiap 8 jam. Injeksi intratekal: 1 mg/hari, dapat dinaikkan sampai 5 mg/hari disertai pemberian intramuskuler 2-4 mg/kg bb/hari dalam dosis terbagi tiap 8 jam. Profilaksis endokarditis pada DEWASA 120 mg. Untuk ANAK di bawah 5 tahun 2 mg/kg bb.

Keterangan: 

Kadar puncak (1 jam) tidak boleh lebih dari 10 mg/liter dan kadar lembah (trough) tidak boleh lebih dari 2 mg/liter.