FORMOTEROL FUMARAT

Indikasi: 

gejala obstruksi bronkus pada asma bila pengobatan dengan kortikosteroid tidak mencukupi.

Peringatan: 

asma yang diterapi dengan stimulan adrenoseptor beta-2 yang menerima antiinflamasi kortikosteroid, tiroksikosis, feokromositoma, obstruksi hipertropi kardiomiopati, stenosis aortik subvalvular idiopati, hipertensi berat, aneurisme, gangguan kardiovaskula, penyakit jantung iskemi, takiaritmia, gagal jantung berat, hiperkalemi, hiperglikemi pada pasien yang menggunakan stimulan adrenoseptor beta-2, sirosis hati berat.

Kontraindikasi: 

hipersensitif terhadap obat dan komponen obat.

Efek Samping: 

susunan saraf pusat: sakit kepala, gangguan tidur, agitasi, lemah; kardiovaskular: palpitasi, takikardi; sistem pernapasan: spasme bronkus; muskuloskeletal: tremor, kram otot.

Dosis: 

Inhalasi Serbuk, asma 4.5? mcg 1? aktuasi 1-2 kali sehari pagi atau malam. Ditambah hingga 18 mcg 2 kali sehari pada obstruksi saluran napas yang berat. Dosis maksimum 4 atau 8 aktuasi. Dosis pemeliharaan dapat ditingkatkan sesuai kebutuhan.