ETOMIDAT

Indikasi: 

induksi anestesi umum.

Peringatan: 

etomidat tidak mempunyai efek analgesik sehingga apabila digunakan untuk narkosis jangka pendek harus diberikan analgesik kuat sebelum atau bersama dengan pemberian etomidat misalnya fentanil; kehamilan (lihat Lampiran 4); menyusui (lihat Lampiran 5); penggunaan jangka panjang berisiko menyebabkan kegagalan adrenokortikal yang menetap.

Interaksi: 

lihat Lampiran 1.

Kontraindikasi: 

gangguan hereditas pada biosintesis hem, neonatus dan bayi sampai dengan usia 6 bulan (kecuali indikasi sangat dibutuhkan untuk pengobatan pasien rawat inap).

Efek Samping: 

menghambat biosintesis adrenokortikal steroid, pergerakan otot tanpa disadari (miokloni), mual, muntah, batuk, singultus, dan shivering.

Dosis: 

sesuaikan dosis berdasarkan respon individual dan efek klinis. Hipnosis, 0,15-0,3 mg/kg bb. ANAK berusia sampai dengan 15 tahun dan lansia diberikan sebagai dosis tunggal 0,15 sampai dengan 0,2 mg/kg bb. Kurangi dosis pada pasien dengan sirosis hati dan pasien yang sudah mendapatkan pengobatan awal dengan opioid neuroleptik atau sedatif. Pada narkosis untuk menghilangkan status epilepticus atau serial epileptic seizures, sebaiknya diberikan injeksi cepat etomidat 0,3 mg/kg bb. Jika diperlukan, dosis dapat diulang.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id