DOSETAKSEL

Indikasi: 

terapi tambahan pada kanker payudara node positif dan node negatif yang dapat dioperasi diberikan secara kombinasi dengan doksorubisin dan siklofosfamid, kanker payudara stadium lanjut atau metastase dalam kombinasi dengan doksorubisin untuk kemoterapi awal atau terapi tunggal untuk kanker payudara stadium lanjut atau metastase yang gagal diobati dengan antrasiklin atau zat pengalkilasi, kanker payudara metastase dengan tumor over express HER2 untuk kemoterapi awal dalam kombinasi dengan trastuzumab, kanker payudara stadium lanjut atau metastase dalam kombinasi dengan kapesitabin yang gagal diobati antrasiklin, kanker paru non small cell stadium lanjut atau metastase yang gagal diobati dengan kemoterapi sebelumnya atau dalam kombinasi dengan sisplatin/karboplatin untuk kemoterapi awal, kanker ovarium metastase yang gagal diobati dengan kemoterapi sebelumnya, adenokarsinoma gastrik metastase termasuk adenokarsinoma gastroesophageal junction sebagai kemoterapi awal dalam kombinasi dengan sisplatin dan 5-fluorourasil, kanker lanjut squamous cell pada kepala dan leher dalam kombinasi dengan sisplatin dan 5- fluorourasil, kanker prostat metastase dalam kombinasi dengan prednison/prednisolon.

Peringatan: 

hitung darah lengkap harus sering dimonitor, hipersensitivitas terutama pada infus pertama dan kedua, pasien dengan kondisi retensi cairan berat (efusi pleural, efusi perikardial, asites) harus dimonitor ketat, gangguan fungsi hati, gangguan fungsi ginjal, neurotoksisitas perifer berat memerlukan pengurangan dosis

Interaksi: 

metabolisme dosetaksel dapat dipengaruhi oleh penggunaan bersamaan dengan inhibitor sitokrom P450-3A (siklosporin, terfenadin, ketokonazol, eritromisin, troleandomisin), klirens karboplatin meningkat pada pemberiaan bersama dengan dosetaksel, toksisitas dosetaksel meningkat saat diberikan bersama ritonavir

Kontraindikasi: 

kehamilan, menyusui

Efek Samping: 

sangat umum: infeksi (termasuk sepsis dan pneumonia), neutropenia, anemia, febrile neutropenia, hipersensitivitas, anoreksia, neuropati sensorik perifer, neuropati motor perifer, disgeusia, dispnea, stomatitis, diare, mual, muntah, alopesia, reaksi kulit, gangguan kuku, mialgia, retensi cairan, astenia, nyeri; umum: infeksi akibat neutropenia G4, trombositopenia, aritmia, hipotensi, hipertensi, hemoragik, konstipasi, nyeri abdomen, hemoragik gastrointestinal, artralgia, reaksi tempat infus, nyeri dada non-kardiak, peningkatan bilirubin darah, peningkatan fosfatase alkali darah, peningkatan AST, peningkatan ALT; tidak umum: gagal jantung, esofagitis; jarang: perdarahan akibat trombositopenia tingkat 3/4

Dosis: 

kanker payudara dan kanker paru non small cell, kanker kepala dan leher, premedikasi terdiri dari kortikosteroid oral seperti deksametason 16 mg/hari (8 mg dua kali sehari) selama 3 hari diawali pada 1 hari sebelum penggunaan dosetaksel, profilaksis menggunakan G-CSF dapat digunakan untuk memitigasi risiko toksisitas hematologik,

kanker prostat, diberikan bersamaan dengan prednison/prednisolon dengan premedikasi yang dianjurkan adalah deksametason 8 mg diberikan 12 jam, 3 jam dan 1 jam sebelum penggunaan infus dosetaksel,

terapi tambahan pada kanker payudara node positive dan node-negative yang dapat dioperasi: dosis dosetaksel 75 mg/m2 diberikan 1 jam setelah doksorubisin dan siklofosfamid 500 mg/m2 setiap 3 minggu selama 6 siklus,

kanker payudara stadium lanjut atau metastasis, dosis dosetaksel yang dianjurkan adalah 100 mg/m2 (monoterapi), pada pengobatan lini pertama, 75 mg/m2 dosetaksel diberikan kombinasi dengan doksorubisin 50 mg/m2 ), dalam kombinasi dengan trastuzumab dosis dosetaksel yang direkomendasikan 100 mg/m2 setiap 3 minggu dengan trastuzumab diberikan setiap minggu, pemberian dosetaksel yang berurutan dilakukan segera setelah infus trastuzumab berakhir jika dosis trastuzumab sebelumnya dapat ditoleransi, dalam kombinasi dengan kapesitabin, dosis dosetaksel yang dianjurkan adalah 75 mg/m2 setiap 3 minggu, dikombinasi dengan 1250 mg/m2 kapesitabin 2 kali sehari (30 menit setelah makan) selama 2 minggu diikuti dengan periode istirahat 1 minggu, perhitungan dosis kapesitabin berdasarkan luas permukaan tubuh,

kanker paru non small cell: pada kemoterapi pasien untuk kanker paru non small cell, dosis yang dianjurkan adalah dosetaksel 75 mg/m2 segera diikuti dengan sisplatin 75 mg/m2 selama 30–60 menit, untuk pengobatan setelah gagal dengan kemoterapi platinum, dosis yang dianjurkan adalah 75 mg/m2 sebagai dosis tunggal,

kanker prostat metastase: dosis dosetaksel yang dianjurkan adalah 75 mg/m2 , prednison/prednisolon 5 mg oral 2 kali sehari diberikan secara kontinu,

adenokarsinoma gastrik: dosis yang direkomendasikan 75 mg/m2 sebagai infus selama 1 jam, diikuti dengan sisplatin 75 mg/m2 , sebagai infus selama 1-3 jam (kedua obat diberikan pada hari pertama saja) diikuti 5-fluorourasil 750 mg/m2 per hari diberikan melalui infus 24 jam selama 5 hari, yang dimulai pada akhir pemberian sisplatin, terapi diulangi setiap 3 minggu, pasien harus menerima premedikasi dengan antiemetik dan hidrasi yang tepat untuk pemberian sisplatin, profilaksis menggunakan G-CSF harus digunakan untuk mitigasi risiko toksisitas hematologik,

kanker kepala dan leher: harus diberikan premedikasi dengan antiemetik, hidrasi yang cukup (sebelum dan setelah pemberian sisplatin), profilaksis menggunakan G-CSF untuk mitigasi risiko toksisitas hematologik, untuk kemoterapi induksi yang diikuti dengan radioterapi, dosis dosetaksel yang direkomendasikan 75 mg/m2 sebagai infus selama 1 jam diikuti dengan infus sisplatin 75 mg/m2 selama 1 jam pada hari pertama diikuti dengan 5-fluorourasil sebagai infus kontinu pada dosis 750 mg/m2 per hari selama 5 hari, untuk kemoterapi induksi yang diikuti dengan kemoradioterapi, dosis dosetaksel yang direkomendasikan 75 mg/m2 sebagai infus selama 1 jam, diikuti dengan sisplatin 100 mg/m2 diberikan sebagai infus selama 30 menit-3 jam, diikuti dengan 5-fluorourasil 1000 mg/m2 /hari sebagai infus kontinu pada hari 1-4, regimen ini diberikan setiap 3 minggu selama 3 siklus, setelah pemberian kemoterapi, diberikan kemoradioterapi,

kanker ovarium, dosis dosetaksel yang direkomendasikan 75-100 mg/m2 infus selama 1 jam setiap tiga minggu. Dosis 100 mg/m2 memberikan respons rate yang lebih baik namun diikuti dengan toksisitas yang lebih besar.

penyesuaian dosis dilakukan selama pengobatan, dosetaksel diberikan jika jumlah neutrofil>1500 sel/mm3 , pada pasien dengan febrile neutropenia, neutrofil <500 sel/mm3 selama lebih dari 1 minggu, terajdi reaksi cutaneous kumulatif atau berat, atau neuropati perifer berat selama pengobatan dengan dosetaksel, dosis dosetaksel diturunkan dari 100 mg/m2 menjadi 75 mg/m2 dan/atau 75 mg/m2 menjadi 60 mg/m2 , bila reaksi berlanjut pada dosis 60 mg/m2 , pengobatan harus dihentikan.

List Nama Dagang