DIAZEPAM

Indikasi: 

kejang otot oleh berbagai sebab.

Peringatan: 

lihat 4.1.2.

Efek Samping: 

lihat 4.1.2; juga hipotonia.

Dosis: 

oral: 2-15 mg/hari dalam dosis terbagi; dapat ditingkatkan sesuai dengan kebutuhan sampai maksimal 60 mg/hari. Spastisitas serebral pada kasus tertentu. ANAK: 2-40 mg/hari dalam dosis terbagiInjeksi intramuskular atau injeksi intravena lambat: (ke dalam vena besar dengan kecepatan tidak lebih dari 5 mg/menit) pada spasmus otot akut 10 mg dapat diulang setiap 4 jam. Tetanus, ANAK dan DEWASA: 100-300 mcg/kg bb injeksi intravena diulang tiap 1-4 jam; atau infus intravena 3-10 mg/kg bb selama 24 jam.