DIASEREIN

Indikasi: 

menghilangkan gejala pada pengobatan jangka panjang osteoartritis.

Peringatan: 

insufisiensi ginjal, defisiensi nutrisi berat, konsumsi diacerein pada saat puasa atau bila makanan yang dikonsumsi sebelum minum obat jumlahnya sangat sedikit.

Interaksi: 

obat-obat yang memodifikasi intestinal transit dan atau kualitas isi usus (misalnya fibrat dengan dosis berlebih), produk yang mengandung aluminium hidroksida dan atau magnesium hidroksida, antibiotika dan atau kemoterapi.

Kontraindikasi: 

riwayat hipersensitif terhadap derivat antrakuinon, terapi antibiotika, riwayat gangguan enterokolik terutama irritable colon, insufisiensi ginjal atau hati berat, penggunaan pada anak-anak, kehamilan, menyusui, obstruksi usus atau pseudo-obstruction, penyakit inflamasi usus (tukak kolik, penyakit Crohn), penggunaan bersama dengan laksatif.

Efek Samping: 

accelerated intestinal transit, diare, nyeri epigastrik, warna kuningpada urin lebih intens, efek pada kulit dan jaringan subkutan, pruritus, eksim dan erupsi perkutan.

Dosis: 

Oral, dosis lazim, satu kapsul dua kali sehari bersama dengan makan untuk penggunaan jangka panjang (tidak kurang dari 6 bulan).
Karena diaserein dapat menyebabkan acceleration intestinal transit time, selama dua minggu pertama pengobatan, disarankan pengobatan dimulai dengan pemberian satu kapsul per hari selama 4 minggu bersama dengan makan malam.
Setelah pasien dapat menyesuaikan diri dengan pengobatan, dosis dinaikkan menjadi dua kapsul per hari, bersama dengan makanan.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id