DESLORATADIN + PSEUDOEFEDRIN SULFAT

Indikasi: 

untuk melegakan gejala nasal dan non nasal pada rhinitis alergi, termasuk hidung tersumbat.

Peringatan: 

tidak untuk digunakan pada anak dibawah usia 12 tahun. Hentikan pengobatan jika terjadi hipertensi, takikardi, palpitasi, aritmia jantung, mual atau gejala neurologis lainnya.

Interaksi: 

obat ini menurunkan efek antihipertensi jika dikonsumsi bersama penghambat beta adrenergik, metildopa, mecamilamin, reserpin dan alkaloid veratrum. Pseudoefedrin yang dikonsumsi bersama dengan digitalis dapat meningkatkan aktivitas pacemaker etopi. Tidak dianjurkan kombinasi dengan bromokriptin, kabergolin, lisurdin, pergolida. Penggunaan bersamaan dengan penghambat MAO dapat menyebabkan vasokonstriksi dan peningkatan tekanan darah. Penggunaan bersama antasid meningkatkan kecepatan absorpsi pseudoefedrin sulfat, sedangkan kaolin menurunkannya.

Kontraindikasi: 

hipersensitif, glaukoma sudut sempit, retensi urin, pasien yang menerima pengobatan penghambat MAO atau baru berhenti pengobatan dalam 14 hari, hipertensi berat, penyakit arteri koroner berat, riwayat stroke hemoragik atau risiko terjadi stroke hemoragik.

Efek Samping: 

Umum: takikardia, mulut kering, pusing, hiperaktivitas psikomotor, faringitis, anoreksia, sakit kepala, kelelahan, insomnia, mengantuk, gangguan tidur, kecemasan.

Tidak umum: palpitasi, kontraksi atrial prematur, hiperkinesia, kemerahan, kebingungan, pandangan kabur, mata kering, rhinitis, sinusitis, epistaksis, iritasi nasal, rinorea, kerongkongan kering, hiposmia, dyspepsia, mual, nyeri perut, gastroenteritis, ketidaknormalan feses, gatal-gatal, disuria, gangguan mikturia, sakit kepala memburuk, rigor, peningkatan enzim hepatik, agitasi, kecemasan, iritabilitas.

Dosis: 

Dewasa ( > 12 tahun): dua kali sehari 1 tablet. Telan tablet secara utuh, jangan dikunyah atau dihancurkan.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id