DESLORATADIN

Indikasi: 

gejala yang berkaitan dengan rinitis alergi seasonal (SAR), urtikaria idiopatik kronis.

Peringatan: 

efikasi dan keamanan pada anak dibawah 2 tahun belum diketahui, penurunan fungsi ginjal berat, obat yang mengandung sukrosa, sorbitol, pasien dengan masalah intoleransi fruktosa herediter, malabsorbsi glukosa-galaktosa atau penurunan fungsi sukrosa-isomaltase.

Interaksi: 

 

Kontraindikasi: 

hipersensitif terhadap desloratadin, kehamilan, menyusui.

Efek Samping: 

umum: takikardi, mulut kering, pusing, hiperaktif psikomotor, faringitis, anoreksia, konstipasi, sakit kepala, letih, insomnia, somnolence , gangguan tidur, gugup;

Tidak umum: palpitasi, premature atrial contractions, hiperkinesia, kulit memerah, kebingungan, rinitis, sinusitis, epistaksis, iritasi hidung, rinorea, tenggorokan kering, hiposmia, dispepsia, mual, nyeri abdomen, gastroenteritis, feses abnormal, disuria, gangguan micturition, gangguan frekuensi micturition, pruritus, rasa haus, glikosuria, hiperglikemia, perburukan sakit kepala, peningkatan enzim hati, agitasi, ansietas, iritabilitas;

Telah dilaporkan: pusing, halusinasi, somnolence, insomnia, hiperaktif psikomotor, kejang, takikardi, nyeri abdomen, mual, muntah, dispepsia, diare, peningkatan bilirubin, mialgia, reaksi hipersentivitas (anafilaksis, angioedema, dispnea, pruritus, ruam, urtikaria).

Dosis: 

Anak 6-11 tahun: 5 mL (2,5 mg) sirup 1 kali sehari dengan atau tanpa makanan, anak 2-5 tahun 2,5 mL (1,25 mg) sirup 1 kali sehari dengan atau tanpa makanan, dewasa dan anak di atas 12 tahun:10 mL (5 mg) sirup 1 kali sehari dengan atau tanpa makanan.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id