CO AMOKSIKLAV (AMOKSISILIN-ASAM KLAVULANAT)

Indikasi: 

lihat ampisilin.

Peringatan: 

lihat Ampisilin dan catatan di atas; juga peringatan pada gangguan hati (pengawasan fungsi hati), kehamilan, mempertahankan hidrasi yang tepat pada penggunaan dosis tinggi (terutama selama terapi parenteral)

Cholestatic jaundice dapat terjadi selama atau segera setelah penggunaan co amoksiklav. Studi epidemiologi menunjukkan bahwa risiko toksisitas hati akut dari co amoksiklav, enam kali lebih besar daripada amoksisilin. Cholestatic jaundice lebih sering terjadi pada pasien usia di atas 65 tahun dan pada laki- laik; reaksi ini hanya jarang terjadi pada anak- anak. Jaundice biasanya dapat hilang dengan sendirinya dan jarang sekali fatal. Lama terapi sebaiknya tepat sesuai dengan indikasi dan tidak boleh melebihi dari 14 hari.

Kontraindikasi: 

hipersensitifitas pada penisilin, riwayat jaundice karena co amoksiklav atau jaundice karena penisilin atau disfungsi hati.

Efek Samping: 

lihat ampisilin; hepatitis, kolestatik jaundice (lihat di atas); sindrom Steven-Johnson, nekrolisis epidermal toksik, dermatitis exfoliatif, vaskulitis; memperpanjang waktu perdarahan, pusing, sakit kepala, konvulsi (terutama pada dosis tinggi atau pada gangguan ginjal); pewarnaan permukaan gigi dengan penggunaan suspensi, flebitis pada tempat injeksi.

Hati-hati pada pasien gangguan fungsi hati, hepatitis, ikterus kolestatik, termasuk kehamilan.

Dosis: 

Oral, dinyatakan sebagai amoksisilin, 250 mg setiap 8 jam, dosis digandakan pada infeksi berat; ANAK di bawah 6 tahun 125 mg; 6-12 tahun, 250 mg atau untuk terapi jangka pendek dengan dosis dua kali sehari. Infeksi dental berat (tapi umumnya bukan pilihan pertama, lihat catatan di atas), dinyatakan sebagai amoksisilin, 250 mg setiap 8 jam selama 5 hari.

Injeksi intravena selama 3-4 menit atau infus intravena, dinyatakan sebagai amoksisilin, 1 g setiap 8 jam, ditingkatkan hingga 1 g setiap 6 jam pada infeksi yang lebih berat; BAYI hingga 3 bulan 25 mg/kg bb setiap 8 jam (setiap 12 jam pada saat perinatal atau bayi prematur); ANAK 3 bulan – 12 tahun, 25 mg/kg bb setiap 8 jam ditingkatkan hingga 25 mg/kg bb setiap 6 jam pada infeksi yang lebih berat.

Profilaksis bedah, dinyatakan sebagai amoksisilin, 1 g saat induksi; untuk bedah dengan risiko tinggi (seperti operasi kolorektal) sampai dengan 2-3 dosis berikutnya 1 g dapat diberikan setiap 8 jam.

Keterangan: 

Campuran dari amoksisilin (dalam bentuk trihidrat atau garam natrium) dan asam klavulanat (sebagai kalium klavulanat).