BEPOTASTIN BESILAT

Indikasi: 

Rinitis alergi, urtikaria.

Peringatan: 

Gangguan fungsi ginjal, mengemudi, pengobatan steroid jangka panjang: penurunan dosis steroid secara bertahap dengan pengawasan memadai, hindari pemakaian jangka panjang, rinitis alergi musiman: terapi dimulai sebelum hingga berakhirnya musim dengan frekuensi alergen tinggi, lansia, kehamilan, merencanakan kehamilan, menyusui, bayi, dan anak.

Kontraindikasi: 

Hipersensitivitas.

Efek Samping: 

Umum: leukositosis, leukopenia, eosinofilia, kantuk, malaise, sakit kepala, pusing, rasa haus, mual, muntah, sakit perut, diare, rasa tidak nyaman pada lambung, ruam, peningkatan ALT (GPT), AST (GOT), gama-GTP, LDH, dan total bilirubin, urin yang mengandung darah. Jarang: rasa berat pada kepala, mulut kering, glositis, nyeri abdomen, bengkak, proteinuria, glikosuria, urinary urobilinogen. Frekuensi tidak diketahui: penurunan volume urin.

Dosis: 

Oral: dewasa, dosis tunggal 10 mg dua kali sehari, dapat disesuaikan dengan umur dan gejala. Gangguan fungsi ginjal: dosis awal 5 mg.