ASENAPIN MALEAT

Indikasi: 

pengobatan episode manik pada gangguan bipolar I.

Peringatan: 

lansia dengan psikosis terkait demensia, neuroleptic malignant syndrome, kejang, pikiran atau tindakan untuk bunuh diri, hipotensi ortostatik, tardive dyskinesia, hiperprolaktinemia, penyakit kardiovaskular atau riwayat perpanjangan interval QT, hiperglikemia dan diabetes melitus, disfagia, gangguan pengaturan suhu badan, demensia dengan Lewy Bodies, hati-hati pada gangguan fungsi hati sedang, hati-hati pada gangguan fungsi ginjal dengan eGFR kurang dari 15 mL/min/1,73 m2, kehamilan, disarankan tidak menyusui ketika meminum obat ini.

Interaksi: 

hati-hati penggunaan bersama obat lainnya yang bekerja pada SSP, hindari konsumsi alkohol. Dapat meningkatkan efek antihipertensi tertentu, dapat memberikan efek antagonis terhadap levodopa dan memberikan efek agonis terhadap dopamin. Jika kombinasi ini diperlukan, gunakan dosis efektif terendah dari masing-masing obat.

Kontraindikasi: 

hipersensitivitas, anak di bawah 18 tahun, gangguan fungsi hati berat.

Efek Samping: 

ansietas, mengantuk, peningkatan berat badan, peningkatan nafsu makan, distonia, akatisia, diskinesia, parkinsonisme, sedasi, pusing, disgeusia, peningkatan alanin aminotransferase, kaku otot, kelelahan.

Dosis: 

monoterapi, dewasa di atas 18 tahun, dosis awal 10 mg dua kali sehari, dosis dapat dikurangi hingga 5 mg dua kali sehari, sesuai respons klinis; terapi kombinasi, dewasa di atas 18 tahun, dosis awal 5 mg dua kali sehari. Jika diperlukan dosis dapat ditingkatkan hingga 10 mg dua kali sehari, tergantung respons klinis dan toleransi masing-masing pasien. Penggunaan tidak boleh ditelan langsung, namun diletakkan di bawah lidah.

List Nama Dagang

Untuk informasi nama produk terkini dapat melihat cekbpom.pom.go.id