ASAM URSODEOKSIKOLAT

Indikasi: 

pelarutan batu empedu, sirosis empedu primer

Peringatan: 

lihat keterangan di atas

Interaksi: 

Lampiran 1 (Asam Ursodeoksikolat)

Kontraindikasi: 

batu radio-opak, batu kolesterol yang mengalami kalsifikasi, batu radiolusen, pigmen empedu; kolesistitis akut yang tidak mengalami remisi, kolangitis, obstruksi biliar batu pankreas atau fistula biliar gastrointestinal; kehamilan (lihat Lampiran 4), kandung empedu tidak berfungsi; penyakit radang dan kondisi lain dari usus halus; kolon yang menganggu sirkulasi enterohepatik garam-garam empedu; penderita dengan kalsifikasi batu empedu

Efek Samping: 

mual, muntah, diare, kalsifikasi batu empedu; pruritus, ruam kulit, kulit kering, keringat dingin, rambut rontok, gangguan pencernaan makanan, rasa logam, nyeri abdominal, kolesistitis, konstipasi, stomatitis, flatulen, pusing, lelah, ansietas, depresi, gangguan tidur, atralgia, mialgia, nyeri punggung, batuk, rinitis.

Dosis: 

pelarutan batu empedu, 8-12 mg/kg bb sehari dalam dosis tunggal menjelang tidur atau dalam 2 dosis terbagi sampai selama 2 tahun, obat diminum bersama dengan susu atau makanan; pengobatan dilanjutkan selama 3-4 bulan setelah batunya melarut.
Sirosis empedu primer: 10-15 mg/kg bb sehari dalam 2-4 dosis terbagi.
Pemutusan pemberian asam ursodeoksikolat selama 4 minggu berarti pengobatan harus dimulai lagi dari awal

List Nama Dagang