PENGGANTI PLASMA

Dekstran, gelatin, dan amilum tereterifikasi, hexastarch, dan pentastarch adalah makromolekul yang dimetabolisme secara lambat; zat ini dapat digunakan sejak awal untuk mengembangkan dan menjaga volume darah pada syok yang timbul akibat kondisi seperti luka bakar dan septisemia. Pengganti plasma dapat digunakan sebagai terapi segera jangka pendek sampai tersedia darah. Zat ini jarang dibutuhkan bila syok disebabkan kehilangan natrium dan air sebab dalam keadaan ini, syok dapat diperbaiki dengan penggantian air dan elektrolit.

Pengganti plasma tidak boleh digunakan untuk mempertahankan volume plasma pada keadaan luka bakar atau peritonitis dimana terjadi kehilangan protein plasma, air, dan elektrolit dalam beberapa hari atau minggu. Dalam keadaan ini harus diberikan plasma atau fraksi protein plasma yang mengandung albumin dalam jumlah besar.

Beberapa pengganti plasma dengan volume besar dapat meningkatkan risiko perdarahan melalui pengosongan faktor pembekuan; tetapi risiko ini dapat dikurangi jika 1-2 liter pengganti plasma seperti hexastarch digunakan.

Dekstran 70 sebagai infus intravena digunakan paling banyak untuk memperbesar volume. Dekstran 40 infus intravena digunakan dalam usaha untuk meningkatkan aliran darah perifer pada penyakit iskemik lengan dan tungkai. Dekstran 40 dan 70 juga telah digunakan pada profilaksis tromboemboli tetapi sekarang jarang digunakan untuk tujuan ini.

Dekstran dapat mengganggu pemeriksaan golongan darah atau pengukuran biokimiawi sehingga pemeriksaan ini harus dilakukan sebelum infus dimulai.

Plasma dan pengganti plasma seringkali digunakan pada pasien dengan kondisi penyakit yang parah yang kondisinya tidak stabil. Sehingga diperlukan pengawasan yang ketat dan terapi cairan dan elektrolit harus disesuaikan dengan kondisi pasien. Penggunaan pengganti plasma pada anak memerlukan supervisi karena risiko terjadinya overload, sebaiknya dilakukan di unit pelayanan intensif.

Peringatan. Pengganti plasma harus digunakan dengan hati-hati pada pasien dengan penyakit jantung, penyakit hati dan gangguan ginjal; output urin harus dimonitor. Harus dihindari turunnya kadar hematokrit di bawah 25-30% dan pasien harus dimonitor terhadap kemungkinan munculnya reaksi hipersensitif.
Monografi: 

AMILUM TERETERIFIKASI

Indikasi: 

volume darah yang rendah.

Peringatan: 

lihat keterangan di atas; anak-anak.

Kontraindikasi: 

lihat keterangan di atas.

Efek Samping: 

lihat keterangan di atas; pruritus, peningkatan amylase serum.

Dosis: 

lihat sediaan di bawah.

Keterangan: 

Zat pati berisi lebih dari 90% amilopektin yang sudah dijadikan senyawa eter dengan gugus hidroksietil; hetastarch memiliki pengeteran yang lebih tinggi daripada pentastarch. Hexastarch Infus intravena, hexastarch 6% (berat molekul rata-rata 200000) dalam infus natrium klorida intravena 0,9%. Steriflex bag 500 mL Dosis: secara infus intravena, 500-1000 mL; maksimum sehari biasanya 1500 mL (lihat catatan di atas).

Hexastarch
Infus intravena, hexastarch 6% (berat molekul rata-rata 200000) dalam infus natrium klorida intravena 0,9%. Steriflex bag 500 mL.
Dosis: secara infus intravena, 500-1000 mL; maksimum sehari biasanya 1500 mL (lihat catatan di atas).

DEKSTRAN 40 INFUS INTRAVENA

Indikasi: 

kondisi yang berhubungan dengan aliran darah perifer lokal yang melambat; profilaksis tromboemboli pascabedah (tetapi lihat catatan di atas).

Peringatan: 

dapat mengganggu hasil pada beberapa tes laboratorium (lihat keterangan di atas) koreksi kondisi dehidrasi sebelum infus diberikan, berikan cairan yang memadai selama terapi; jika memumgkinkan pantau tekanan vena pusat kehati-hatian diperlukan pada mereka yang berisiko vascular overloading.

Kontraindikasi: 

lihat Dekstran 70 Infus intravena.

Efek Samping: 

lihat Dekstran 70 Infus intravena.

Dosis: 

secara infus intravena, dosis awal 500 hingga 1000 mL; dosis lanjutan diberikan sesuai dengan kondisi pasien. (lihat catatan di atas).

Keterangan: 

Dekstran dengan berat molekul rata-rata '40000' 10% dalam infus glukosa 5% intravena atau dalam infus natrium klorida 0,9% intravena.

DEKSTRAN 70 INFUS INTRAVENA

Indikasi: 

penambahan volume darah jangka pendek; profilaksis tromboembolism pasca bedah (tetapi lihat catatan di atas).

Peringatan: 

gagal jantung kongestif, kerusakan ginjal; sampel darah untuk cross-matching harus diambil sebelum infus dimulai.

Kontraindikasi: 

gagal jantung kongestif yang berat, gagal ginjal; kelainan pendarahan seperti trombositopenia dan hipofibrinogenemia.

Efek Samping: 

urtikaria dan reaksi hipersensitivitas lain- jarang reaksi anafilaktoid yang berat.

Dosis: 

melalui infus intravena, sesudah perdarahan sedang hingga berat atau dalam fase syok pada luka bakar (48 jam pertama) 500-1000 mL secara cepat pada mulanya disusul dengan 500 mL bila diperlukan (lihat juga catatan di atas); dosis total tidak boleh melebihi 20 mL/kg bb selama 24 jam pertama; ANAK dosis total tidak boleh melebihi 20 mL/kg bb.

Keterangan: 

Dekstran dengan berat molekul rata-rata sekitar '70000' 6% dalam infus glukosa 5% intravena atau dalam infus natrium klorida 0,9% intravena.

GELATIN

Indikasi: 

volume darah yang rendah.

Peringatan: 

lihat pada Infus Dekstran 70 Intravena.

Kontraindikasi: 

lihat pada Infus Dekstran 70 Intravena.

Efek Samping: 

lihat pada Infus Dekstran 70 Intravena; risiko reaksi hipersensitivitas yang meningkat.

Dosis: 

infus intravena, dosis awal 500-1000 mL dari larutan 3.5-4% (lihat catatan di atas).

Keterangan: 

Catatan. Gelatin sebagian didegradasi.

POLY (O-2-HYDROXYETHYLSTARCH 60 GRAM)

Indikasi: 

hipovolemia.

Peringatan: 

insufisiensi jantung, disfungsi ginjal berat, penyakit hati berat, gangguan perdarahan berat; pantau elektrolit pada serum.

Kontraindikasi: 

kelebihan cairan (hiperhidrasi) termasuk udem paru; gagal ginjal dengan aliguria atau anuria; pasien yang menerima pengobatan dialisa; perdarahan intrakranial; hipernatremia berat atau hiperkloremia berat; sensitif terhadap amilum hidroksietil; gagal jantung kongesti, ketika kelebihan volume akan berbahaya.

Efek Samping: 

reaksi anafilaktoid (hipersensitif, gejala seperti flu yang lemah; bradikardia; takikardia, bronkospasma, udem paru non-jantung).

Dosis: 

Untuk infus intravena terus-menerus, awali dengan 10-20 mL yang diberikan secara perlahan-lahan. Dosis maksimum perhari 50mL/kg bb.