KALIUM INTRAVENA

Infus intravena kalium klorida dan natrium klorida digunakan untuk mengatasi hipokalemia berat dan bila asupan kalium per oral tidak memadai. Larutan infus yang sudah tercampur dapat harus segera digunakan; atau sebagai alternatif, konsentrat Kalium klorida, dalam kemasan ampul yang mengandung 1,5 g (20 mmol K+) dalam 10 mL, dicampurkan seluruhnya ke dalam 500 mL infus intravena natrium klorida 0,9% dan diberikan perlahan dalam 2-3 jam. Untuk anak, kadar kalium tidak boleh melebihi 4 mmol/liter, diberikan paling tidak selama 2-3 jam dengan kecepatan tidak melebihi 0,2 mmol/kg bb/jam. Pemberian infus dilakukan dengan petunjuk ahli dan pengamatan EKG pada kasus-kasus sulit. Kadar kalium klorida yang lebih tinggi dapat diberikan pada kekurangan yang sangat berat, tetapi tetap berdasarkan petunjuk ahli. Pengukuran berulang plasma kalium perlu dilakukan untuk menentukan apakah masih diperlukan infus dan juga untuk menghindari terjadinya hiperkalemia; di mana hal ini cenderung terjadi pada pasien dengan kerusakan ginjal. Terapi awal penggantian kalium jangan menggunakan infus glukosa karena glukosa dapat menyebabkan penurunan kadar plasma kalium lebih lanjut.

Monografi: 

KALIUM KLORIDA (INTRAVENA)

Indikasi: 

ketidakseimbangan elektrolit; lihat suplemen kalium oral, 11.2.1.1.

Peringatan: 

untuk infus intravena kadar larutan tidak boleh melebihi 3,2 g (43 mmol)/liter; petunjuk ahli dan monitor EKG (lihat catatan di atas).

Efek Samping: 

infus yang cepat toksik untuk jantung.

Dosis: 

melalui infus intravena perlahan, tergantung dari defisit atau kebutuhan harian, lihat catatan di atas.