8.3.2 Progestogen

Progestogen digunakan pada pengobatan kanker endometrium, penggunaan untuk kanker payudara dan kanker sel ginjal sudah berkurang. Saat ini progestogen jarang digunakan pada kanker prostat. Medroksi progesteron atau megestrol sering dipilih dan diberikan secara oral; dosis tinggi dan pengobatan parenteral tidak direkomendasikan. Efek samping ringan meliputi mual, retensi cairan, peningkatan berat badan.

Monografi: 

MEDROKSI PROGESTERON ASETAT

Indikasi: 

lihat keterangan di atas dan keterangan pada Dosis.

Peringatan: 

lihat 6.4.1.2 dan keterangan di atas.

Interaksi: 

lihat Lampiran 1.

Kontraindikasi: 

lihat 6.4.1.2 dan keterangan di atas.

Efek Samping: 

lihat 6.4.1.2 dan keterangan di atas.

Dosis: 

Kanker payudara: 0,4 - 1,5 g per hari. Kanker endometrium, kanker prostat: 100-500 mg/hari.

MEGESTROL

Indikasi: 

lihat keterangan di atas dan keterangan pada Dosis.

Peringatan: 

lihat Medroksiprogesteron asetat dan keterangan di atas.

Kontraindikasi: 

lihat Medroksipro-gesteron asetat dan keterangan di atas.

Efek Samping: 

lihat Medroksipro-gesteron asetat dan keterangan di atas.

Dosis: 

Kanker payudara 160 mg per hari dosis tunggal atau dosis terbagi.Kanker endometrium 40-320 mg per hari dalam dosis terbagi.