SENYAWA PLATINUM

Karboplatin digunakan secara luas pada pengobatan kanker ovarium lanjut dan kanker paru (terutama jenis small cell). Karboplatin diberikan secara intravena. Dosis karboplatin lebih ditentukan oleh fungsi ginjal daripada luas permukaan tubuh. Karboplatin dapat diberikan pada pasien rawat jalan dan ditoleransi lebih baik dibanding sisplatin; efek mual dan muntahnya serta sifat nefrotoksisitas, neurotoksisitas dan autotoksisitasnya lebih ringan daripada sisplatin. Namun, karboplatin lebih bersifat mielosupresif daripada sisplatin.

Sisplatin digunakan tunggal atau dalam kombinasi untuk pengobatan kanker testikular, paru, servikal, kandung kemih, kepala dan leher, dan kanker ovarium (tetapi karboplatin lebih baik untuk kanker ovarium). Sisplatin diberikan secara intravena. Sisplatin memerlukan hidrasi intravena intensif dan terapi dapat menjadi rumit dengan efek mual dan muntah yang berat dari sisplatin. Sisplatin bersifat toksik, menyebabkan nefrotoksisitas (penting untuk memonitor fungsi ginjal), autotoksisitas, neuropati periferal, hipomagnesemia dan mielosupresi. Namun, terdapat kecenderungan peningkatan penggunaan sisplatin pada perawatan satu hari.

Oksaliplatin diindikasikan dalam kombinasi dengan fluorourasil dan asam folinat, untuk pengobatan kanker kolorektal metastatik dan sebagai pengobatan tambahan pada kanker kolon setelah reseksi tumor utama; diberikan dalam infus intravena. Efek samping neurotoksik (termasuk neuropati periferal sensori) dipengaruhi oleh dosis. Efek samping lain termasuk gangguan gastrointestinal, ototoksisitas dan mielosupresi. Disarankan untuk memonitor fungsi ginjal pada gangguan ginjal sedang.

Pada anak, pemeriksaan awal fungsi ginjal dan pendengaran perlu dilakukan, jika ada gangguan pendengaran atau fungsi ginjal atau supresi sumsum tulang, harus dipertimbangkan untuk menunda pemberian obat atau menggunakan obat lain. Kombinasi fluorourasil dan asam folinat,dengan irinotekan atau oksaliplatin merupakan pilihan terapi lini pertama untuk kanker kolorektal lanjut.

Monoterapi irinotekan atau kombinasi fluorourasil dan asam folinat dengan oxaliplatin merupakan pilihan terapi selanjutnya bagi pasien yang memerlukan terapi lanjutan. 

Monografi: 

SISPLATIN

Indikasi: 

lihat keterangan di atas

Peringatan: 

lihat keterangan pada 8.1 dan keterangan di atas; gangguan fungsi ginjal (Lampiran 3)

Interaksi: 

lihat lampiran 1

Kontraindikasi: 

kehamilan (Lampiran 4); menyusui

Efek Samping: 

lihat keterangan pada 8.1 dan keterangan di atas

KARBOPLATIN

Indikasi: 

lihat keterangan di atas

Peringatan: 

lihat keterangan pada 8.1 dan keterangan di atas; gangguan fungsi ginjal (Lampiran 3)

Efek Samping: 

lihat keterangan pada 8.1 dan keterangan di atas; dosis dikurangi pada gangguan fungsi ginjal

OKSALIPLATIN

Indikasi: 

dalam kombinasi dengan 5-fluorourasil (5-FU) dan asam folinat (FA) diindikasikan untuk pengobatan adjuvant kanker kolon stadium III (Dukes stage C) setelah pengangkatan tumor awal dan pengobatan kanker kolorektal metastatik

Peringatan: 

Lihat bagian 8.1 dan keterangan di atas; kerusakan ginjal (Lampiran 3)

Interaksi: 

Lihat lampiran 1 (senyawa platinum)

Kontraindikasi: 

Lihat bagian 8.1; neuropati perifer dengan kerusakan fungsional; kehamilan (lampiran 4); menyusui

Efek Samping: 

Lihat bagian 8.1 dan keterangan di atas

Dosis: 

Dewasa: Pengobatan adjuvant: 85 mg/m2 melalui rute intravena, diulangi setiap 2 minggu selama 12 siklus (6 bulan). Pengobatan kanker kolorektal metastatik: 85 mg/m2 melalui rute intravena, diulangi setiap dua minggu. Dosis harus disesuaikan sebagai fungsi tolerabilitas. Oksaliplatin harus selalu diberikan sebelum fluoropirimidin. Oksaliplatin diberikan dalam infus intravena 2 hingga 6 jam dalam 250 hingga 500 mL larutan dekstrosa 5% untuk mendapatkan kadar lebih besar dari 0,2 mg/mL. Pada banyak kasus, oksaliplatin sudah diberikan dalam kombinasi dengan 5-fluorourasil dalam infus kontinu. Untuk pengobatan yang diulangi setiap 2 minggu, regimen yang mengandung 5-fluorourasil dalam bolus dan dalam infus kontinu telah dilakukan.