Penghambat Fosfodiesterase tipe 5

penghambat fosfodiesterase yang direkomendasikan untuk digunakan pada pengobatan disfungsi ereksi. Obat-obat tidak boleh diberikan bersama dengan obat lain untuk pengobatan disfungsi ereksi. Pasien sebaiknya dievaluasi dengan tepat sebelum diberikan sildenafil, tadalafil atau vardenafil. Karena pemberiannya secara oral, maka potensial terjadi interaksi obat.

Peringatan. Sildenafil, tadalafil dan vardenafil sebaiknya digunakan dengan hati- hati pada penyakit kardiovaskular, deformasi anatomi pada penis (misalnya angulasi, fibrosis kavenosal, penyakit Peyronie; predisposisi pada ereksi yang berkepanjangan (contoh anemia sickle cell, mieloma multipel, leukemia)

Kontraindikasi. Sildenafil, tadalafil dan vardenafil dikontraindikasikan pada terapi dengan nitrat; kelainan aktivitas seksual, infark miokardia atau stroke, hipotensif, neuropati optic iskaemi non arteritik arterior.

Efek samping. Efek samping sildenafil, tadalafil dan vardenafil meliputi dispepsia, sakit kepala, kemerahan pada wajah, pusing, mialgia, gangguan penglihatan, kongesti hidung; muntah, tekanan intraokular, reaksi hipersensitif. Reaksi hipersensitif (termasuk ruam), priapisme, mata merah nyeri.

Monografi: 

SILDENAFIL

Indikasi: 

gangguan fungsi ereksi.

Peringatan: 

lihat keterangan di atas; gangguan fungsi hati; gangguan fungsi ginjal (Lampiran 3); gangguan perdarahan, tukak peptik aktif.

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (sildenafil)

Kontraindikasi: 

lihat keterangan di atas; gangguan retina degeneratif

Efek Samping: 

lihat keterangan di atas

Dosis: 

dosis awal 50 mg (manula 25 mg), kira-kira 1 jam sebelum aktivitas seksual, dosis lanjutan disesuaikan menurut responsnya terhadap 25-100 mg sebagai dosis tunggal sesuai kebutuhan; maksimal 1 dosis dalam 24 jam (dosis tunggal maksimum 100 mg). Catatan: Efek onset dapat tertunda jika penggunaannya bersamaan dengan makanan.

TADALAFIL

Indikasi: 

Disfungsi ereksi.

Peringatan: 

lihat keterangan di atas; juga gangguan fungsi hati; gangguan fungsi ginjal (Lampiran 3)

Interaksi: 

lampiran 1 (Tadalafil)

Kontraindikasi: 

lihat keterangan di atas; juga gagal jantung sedang, aritmia tidak terkontrol, hipertensi tidak terkontrol.

Efek Samping: 

Lihat keterangan di atas; sakit punggung, mialgia.

Dosis: 

Dosis awal 10 mg, paling tidak 30 menit sebelum aktifitas seksual, dosis berikutnya disesuaikan dengan respon, bisa sampai 20 mg sebagai dosis tunggal; maksimal 1 dosis dalam 24 jam (Tidak direkomendasikan untuk penggunaan setiap hari).

Catatan: 

Efikasi  dapat bertahan sampai lebih dari 24 jam.

VARDENAFIL

Indikasi: 

Gangguan fungsi ereksi

Peringatan: 

lihat keterangan di atas; kerusakan fungsi hati; kerusakan fungsi ginjal (Lampiran 3); kelainan perdarahan (bleeding) atau tukak peptik aktif; kerentanan pada perpanjangan interval QT (termasuk pemberian bersama obat yang dapat memperpanjang interval QT)

Interaksi: 

lihat lampiran 1 (Vardenafil)

Kontraindikasi: 

lihat keterangan di atas; kelainan retina degenaratif turunan.

Efek Samping: 

lihat keterangan di atas; kurang umum (less commonly) mengantuk, hipertensi, takikardia, palpitasi, dispnoea, sakit punggung, mialgia, dan udem pada wajah; jarang, hipertonia, hipotensi, angina dan epistaksis.

Dosis: 

Awal 10 mg (lansia 5 mg) rata-rata 25?0 menit sebelum aktifitas seksual, dosis berikutnya disesuaikan dengan respon maksimal sampai 20 mg sebagai dosis tunggal; maksimal 1 dosis dalam 24 jam. Dapat diberikan sebelum atau sesudah makan. Tidak diindikasikan untuk individu di bawah 18 tahun.

Catatan: 

Efek onset dapat tertunda jika penggunaannya bersamaan dengan makanan berkadar lemak tinggi.