5.6.1 Cacing Kremi (Oxyuris)

Antelmintik umumnya efektif pada infeksi cacing kremi, tapi penggunaannya disertai dengan perbaikan faktor higienis untuk memutus siklus autoinfeksi. Semua anggota keluarga memerlukan pengobatan.

Usia cacing kremi dewasa tidak lebih dari 6 minggu, dan untuk pertumbuhan cacing yang baru, telur tertelan dan terpapar oleh asam lambung dan enzim pencernaan dari saluran cerna bagian atas. Perkembangbiakan cacing tidak terjadi dalam usus besar. Cacing betina dewasa meletakkan telurnya di kulit sekitar anus yang menyebabkan gatal. Garukkan di sekitar daerah ini akan menyebabkan telur berpindah ke mulut melalui jari, sering kali melalui makanan yang dimakan tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Mencuci tangan dan menyikat kuku sebelum makan dan setelah ke toilet merupakan hal yang penting dilakukan. Mandi segera setelah bangun tidur dapat menghilangkan telur cacing yang ditempatkan di sekitar anus pada malam hari.

Mebendazol merupakan obat pilihan untuk semua pasien berumur lebih dari 2 tahun. Obat ini diberikan sebagai dosis tunggal. Karena seringnya terjadi infeksi ulang, maka diperlukan pemberian obat pada 2 sampai 3 minggu berikutnya.

Piperazin tersedia dalam sediaan kombinasi dengan senosida sebagai sediaan dosis tunggal.

Monografi: 

MEBENDAZOL

Indikasi: 

cacing kremi, cacing tambang, cacing gelang, cacing cambuk.

Peringatan: 

wanita hamil dan ibu menyusui.

Interaksi: 

Lampiran 1 (mebendazol).

Efek Samping: 

Sangat jarang: sakit perut, diare, konvulsi (pada bayi) dan ruam (termasuk sindrom Steven Johnson dan nekrolisis epidermal toksik).

Dosis: 

cacing kremi: DEWASA dan ANAK di atas 2 tahun, 100 mg dosis tunggal. Jika terjadi infeksi kembali, ulangi dosis yang sama 2 minggu kemudian. ANAK di bawah 2 tahun, tidak dianjurkan.Cacing tambang: DEWASA dan ANAK di atas 2 tahun, 100 mg dua kali sehari selama 3 hari. ANAK di bawah 2 tahun, tidak dianjurkan.Cacing gelang: lihat bagian 7.7.2.

PIPERAZIN

Indikasi: 

cacing kremi dan cacing gelang.

Peringatan: 

gangguan fungsi ginjal (lampiran 3); gangguan fungsi hati; epilepsi; kehamilan (lampiran 4), menyusui (lampiran 5).

Efek Samping: 

mual, muntah, kolik, diare, reaksi alergi termasuk urtikaria, bronkospasmus; jarang terjadi: nyeri sendi, demam, sindrom Stevens ohnson dan angioudem; pusing, inkoordinasi otot, mengantuk, nistagmus, vertigo, pandangan kabur, kebingungan, kontraksi otot klonik pada pasien dengan gangguan neurologis dan abnormalitas fungsi ginjal.

Dosis: 

lihat sediaan di bawah.Eliksir, piperazin hidrat 1 g/5 mL.cacing kremi, 3 g-2,25 g/15 mL sekali sehari selama 7 hari. ANAK lebih kecil dari 2 tahun, 0,3-0,5 mL/kg bb sekali sehari selama 7 hari. Usia 2-3 tahun, 5 mL sekali sehari selama 7 hari; 4-6 tahun, 7,5 mL sekali sehari selama 7 hari; 7-12 tahun, 10 mL sekali sehari selama 7 hari. Bila perlu ulangi pengobatan setelah satu minggu.
Cacing gelang: 30 mL dosis tunggal. ANAK di bawah 1 tahun, 0.8 mL/kg bb dosis tunggal; 1-3 tahun 10 mL dosis tunggal; 4-5 tahun 15 mL dosis tunggal; 6-8 tahun 20 mL dosis tunggal; 9-12 tahun 25 mL dosis tunggal. Ulangi pengobatan setelah 2 minggu.