5.1.8.5 Polimiksin

Antibiotik polimiksin, kolistin aktif terhadap bakteri Gram negatif termasuk Pseudomonas aeruginosa. Obat ini tidak diabsorpsi melalui oral sehingga harus diberikan melalui injeksi untuk mendapatkan efek sistemik. Efek samping utamanya adalah neurotoksisitas dan nefrotoksisitas yang tergantung dosis. Pada anak penggunaannya terbatas karena efek toksiknya tersebut.

Polimiksin B tersedia dalam bentuk sediaan topikal.

Monografi: 

KOLISTIN

Indikasi: 

lihat keterangan di atas.

Efek Samping: 

parestesia perioral dan periferal, vertigo, kelemahan otot, apne, nefrotoksisitas. Kadang-kadang gangguan vasomotor, gangguan bicara dan penglihatan, bingung dan psikosis. Neurotoksisitas terjadi pada dosis berlebihan; bronkospasme pada pemberian secara inhalasi.

Dosis: 

oral: untuk sterilisasi usus, 1,5-3 juta unit tiap 8 jam.Injeksi intramuskuler, intravena atau infus, 2 juta unit setiap 8 jam. Inhalasi berat badan lebih besar 40 kg, 1 juta UI tiap 12 jam. Berat badan lebih kurang 40 kg, 500.000 UI tiap 12 jam.