Antihistamin

Monografi: 

DIMENHIDRINAT

Indikasi: 

mual, muntah, vertigo, mabuk perjalanan, kelainan labirin.

Peringatan: 

hamil, glaukoma sudut sempit, retensi urin, hipertrofi prostat, epilepsi.

Interaksi: 

lihat lampiran 1 (dimenhidrinat).

Kontraindikasi: 

porfiria akut, serangan asma akut, bayi prematur, gagal jantung berat.

Efek Samping: 

mengantuk, gangguan psikomotor, sakit kepala efek antimuskarinik (retensi urin, mulut kering, penglihatan kabur dan gangguan saluran cerna), ruam, reaksi fotosensitivitas, palpitasi, aritmia, reaksi hipersensitifitas, bronkospasme, angiodema, anafilaksis.

Dosis: 

50-100 mg, 2-3 kali sehari. ANAK: 1-6 tahun, 12,5-25 mg, 7-12 tahun: 25-50 mg. Motion sickness: dosis pertama: 30 menit sebelum perjalanan.

PROMETAZIN TEOKLAT

Indikasi: 

mual, vertigo, gangguan labirin, penyakit Meniere's.

Peringatan: 

lihat Dimenhidrinat.

Interaksi: 

lihat lampiran 1 (prometazin).

Kontraindikasi: 

lihat Dimenhidrinat.

Efek Samping: 

lihat Dimenhidrinat, lebih mengantuk.

Dosis: 

25-75 mg, maksimal 100 mg/hari; ANAK 5-10 tahun 12,5-37,5 mg/hari. Untuk muntah berat pada kehamilan, 25 mg menjelang tidur, naikkan bila perlu maksimal 100 mg/hari.

SINARIZIN

Indikasi: 

kelainan vestibular, seperti vertigo, tinnitus, mual dan muntah pada penyakit Meniere's. Juga penyakit vaskular.

Peringatan: 

hamil, hipotensi (dosis tinggi), menyusui, glaukoma sudut sempit, retensi urin, hipertrofi prostat, dalam terapi penghambat MAO.

Kontraindikasi: 

porfiria, serangan asma akut.

Efek Samping: 

lihat Dimenhidrinat; gejala ekstra piramidal (penggunaan pada lansia), reaksi kulit alergi, lesu.

Dosis: 

kelainan vestibular: 25 mg, 3 kali sehari; ANAK 5-12 tahun setengah dosis dewasa. Kelainan sirkulasi perifer : 50 mg, 3 kali sehari.