Antidepresan Sejenis

Monografi: 

MAPROTILIN HIDROKLORIDA

Indikasi: 

depresi, terutama bila diperlukan sedasi.

Peringatan: 

lihat amitriptilin hidroklorida.

Kontraindikasi: 

lihat amitriptilin hidroklorida; riwayat epilepsi.

Efek Samping: 

lihat amitriptilin hidroklorida. Efek antimuskarinik lebih jarang, sering terjadi ruam kulit, pada dosis tinggi risiko kejang meningkat;

Dosis: 

dosis awal 25-75 mg (lansia 30 mg)/hari dalam 3 dosis bagi atau dosis tunggal menjelang tidur. Naikkan bertahap bila perlu, maksimal 150 mg/hari. ANAK tidak dianjurkan.

MIANSERIN HIDROKLORIDA

Indikasi: 

depresi, terutama bila diperlukan sedasi.

Peringatan: 

lihat Amitriptilin hidroklorida.

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (mianserin).

Kontraindikasi: 

lihat Amitriptilin hidroklorida.

Efek Samping: 

lihat Amitriptilin hidroklorida; leukopenia, agranulositosis, anemia aplastik (terutama pada lansia); sakit kuning, artritis, artralgia, sindrom mirip influenza, dapat terjadi. Efek antimuskarinik dan kardiovaskular lebih jarang dan ringan.

Dosis: 

Dosis awal 30-40 mg (lansia 30 mg)/hari dalam dosis terbagi atau dosis tunggal menjelang tidur. Naikkan bila diperlukan, dosis lazim: 30-90 mg. ANAK tidak dianjurkan.

TRAZODON HIDROKLORIDA

Indikasi: 

depresi, terutama bila diperlukan sedasi.

Peringatan: 

lihat Amitriptilin hidroklorida.

Interaksi: 

lihat Lampiran 1 (trazodon).

Kontraindikasi: 

lihat Amitriptilin hidroklorida.

Efek Samping: 

lihat Amitriptilin hidroklorida. Efek antimuskarinik dan kardiovaskular lebih jarang. priapisme. (Jika terjadi, segera hentikan penggunaan).

Dosis: 

Dosis awal 150 mg (lansia 100 mg)/hari, dalam dosis terbagi sesudah makan, atau dosis tunggal menjelang tidur. Dapat dinaikkan sampai 300 mg/hari. Pasien rawat inap sampai maksimal 600 mg/hari dalam dosis terbagi. ANAK: Tidak dianjurkan.