Buspiron

Buspiron bekerja pada reseptor spesifik serotonin (5HT1A). Respon terhadap obat ini dapat memerlukan waktu hingga 2 minggu. Obat ini tidak meredakan gejala putus obat benzodiazepin. Sehingga pasien yang mengkonsumsi benzodiazepin, penurunan dosis obatnya tetap sebaiknya dilakukan secara bertahap. Hal ini disarankan dilakukan sebelum memulai menggunakan buspiron. Tingkat ketergantungan dan kemungkinan penyalahgunaan buspiron rendah. Tetapi hanya diijinkan untuk penggunaan jangka pendek (dokter spesialis kadang menggunakan untuk jangka waktu beberapa bulan). Keamanan dan khasiat pada anak belum diketahui dengan pasti.

Monografi: 

BUSPIRON HIDROKLORIDA

Indikasi: 

ansietas (penggunaan jangka pendek).

Peringatan: 

tidak memperingan gejala putus obat benzodiazepin; riwayat gangguan hati dan ginjal.

Interaksi: 

Lampiran 1 (hipnotik dan ansiolitik).

Kontraindikasi: 

epilepsi, gangguan fungsi hati dan ginjal yang berat, hamil dan menyusui.

Efek Samping: 

pusing, sakit kepala, gugup, kepala terasa ringan, eksitasi. Jarang: takikardia, palpitasi, nyeri dada, mengantuk, bingung, mulut kering, fatig dan berkeringat.

Dosis: 

awal: 5 mg 2-3 kali sehari dinaikkan bila perlu setiap 2-3 hari; dosis lazim 15-30 mg/hari dalam dosis terbagi maksimal 45 mg/hari (LANSIA 30 mg); ANAK tidak dianjurkan.