3.3.3 Penghambat fosfodiesterase tipe 4

Monografi: 

ROFLUMILAS

Indikasi: 

terapi tambahan pada penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) berat yang disertai dengan bronkitis kronik.

Peringatan: 

tidak diindikasikan sebagai terapi kedaruratan untuk mengatasi bronkospasme akut. Hentikan penggunaan pada penyakit imunologik berat (seperti infeksi HIV, multiple sclerosis, lupus eritematosus, leukoensefalopati multifokal progresif, dan lainnya), penyakit menular akut parah (seperti TBC, atau hepatitis akut), kanker (kecuali karsinoma sel basal) atau pasien yang sedang mendapat imunosupresan; riwayat depresi yang disertai dengan pikiran atau tindakan untuk bunuh diri.

Interaksi: 

rifampisin menurunkan kadar roflumilas dalam plasma, fluvoksamin menghambat metabolisme roflumilas, menghindari penggunaan bersama dengan teofilin, simetidin menghambat metabolisme roflumilas.

Kontraindikasi: 

hipersensitivitas, gangguan hati sedang atau berat, remaja dibawah 18 tahun, kehamilan atau merencanakan hamil, menyusui.

Efek Samping: 

penurunan berat badan, penurunan nafsu makan, insomnia, sakit kepala, diare, mual, sakit perut.

Dosis: 

Dewasa diatas 18 tahun, 500 mcg satu kali sehari.